Beranda Folk signs for June 4th

Folk signs for June 4th

Popularly, the fourth of June was usually called Basilisk Day, as well as Nightingale Day. In ancient times, on the fourth of June, people paid attention to the weather, so weather events on this day could tell about its upcoming changes.
In the Orthodox calendar, the fourth of June is the day when the holy Martyr Basilisk is venerated.
Traditions and omens for the fourth of June.
Despite the fact that commoners were not very familiar with the holy Martyr Basilisk, his name was still fixed on the fourth of June in the national calendar. Most likely, this is due to the fact that the name of the patron saint is very consonant with the name of the cornflower flower. There was a sign that on the fourth of June it was impossible to plow, sow, and perform any work in the fields, otherwise only cornflowers and wormwood could grow instead of crops. The fourth of June was also sometimes called "cornflower day" by the people.
Another sign was associated on this day with the Basilisk monster. People believed that if rye was sown in the fields on this day, a Basilisk could grow instead, which would bring great disaster to the village: the fields would begin to dry up, crops would die, and all the water would disappear from the wells.
The basilisk, a huge snake that can kill anyone with a single glance, was well known to ancient people. It was believed that a basilisk could only be frightened by the morning crow of a rooster, or by its own reflection. People often associated the image of a terrible snake with the cornflower flower of the same name, which fascinated everyone with its appearance.
On the fourth of June, it was the custom of the peasants to collect all the eggs in the coop and boil them. According to legend, an egg left in the coop that day may hatch not into a chicken, but into a Basilisk.
Despite the fact that the cornflower flower was associated with this day and the name of the Basilisk, it was still loved by the people. Very often people called him by other names – bluetsvet, patchwork girl. According to ancient legends, this flower got its name in honor of the young guy Vasily, whom the mermaid fell in love with, which is why she turned the guy into a blue flower that grew in the middle of the field. That is why cornflowers have such a color, reminiscent of the color of blue water.
The fourth of June was also popularly called nightingale, because on this day the birds sang very loudly and for a long time. This was used by birdwatchers, and to catch birds, they listened to the nightingale singing, entering the forest.
In ancient times, nightingales were treated differently: on the one hand, due to their singing, birds were considered holy, divine. But despite this, in many legends and epics, the nightingale personified a deceiver, an unreliable person. Real free porn movies https://exporntoons.net online porn USA, UK, AU, Europe.

Beranda Sapa Bansos ke-9, Gubernur Khofifah Salurkan Rp. 7,2 Milyar di Lamongan

Sapa Bansos ke-9, Gubernur Khofifah Salurkan Rp. 7,2 Milyar di Lamongan

 

 

Lamongan, Suksesi Nasional-Menjadi titik ke-9 pelaksanaan Sapa Bansos Amaliyah Ramadan 1447 Hijriyah Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Lamongan menerima saluran bantuan dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa sebesar Rp. 7,2 milyar. Bantuan yang diserahkan pada Rabu (4/3) di Pendopo Lokatantra Lamongan ini, secara simbolis diberikan kepada ASDP (Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas), Lansia PKH Plus, KIP (Kewirausahaan Inklusif dan Produktif) Putri Jawara, Pendamping PKH Plus, TKSK dan Tagana, hingga Desa.

 

Tidak hanya itu, Bu Khofifah juga menyerahkan bantuan program pembinaan jalan kabupaten berupa 300 drum aspal. “Jadi kita sering mendapat laporan jalan rusak, apalagi karena musim hujan. Ini sistemnya kita sharing Pak Bupati, jadi kami bahannya nanti dari kabupaten tenaganya. Terima kasih, semoga semuanya ini dapat memberi manfaat” ungkapnya.

 

Dilaporkan Kepala Dinas Sosial Provinsi Jatim Restu Novi Widiyani, Lamongan ini merupakan titik ke-9 penyerahan Sapa Bansos dengan paket 10 item yakni ASDP, bantuan sosial kepada lansia (PKH Plus), bantuan KIP Putri Jawara, bantuan kemiskinan ekstrem, zakat produktif, bantuan operasional pendamping PKH Plus, tali asih bagi TKSK dan Tagana, santunan jaminan kematian BPJS tenagakerja bagi ahli waris Tagana, bantuan program pemberdayaan BUMDes program desa berdaya program Jatim Puspa dan bantuan keuangan desa, serta bantuan program pembinaan jalan kabupaten.

 

“Penyerahan bansos khusus Lamongan dari Dinsos Jatim ini sebesar Rp. 7,2 milyar,” lapor Restu Novi Widiyani.

 

Menerima kunjungan Gubernur Khofifah beserta rombongan, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengucapkan terima kasih atas kepedulian beliau terhadap masyarakat di Kabupaten Lamongan.

 

“Saya menyampaikan rerima kasih, saya yakin kehadiran beliau tidak hanya sekedar memberikan bantuan program tapi lebih dari itu beliau hadir di Lamongan untuk senantiasa mendengar dan selalu membersamai masyarakat di Kabupaten Lamongan. Bagi penerima manfaat, penyerahan bantuan ini sebagai penguat, daya tahan untuk keluarga, serta penyambung harapan, terlebih di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang tengah kita hadapi bersama,” ucap Pak Yes.(rul)

Beranda Ungkap Kasus Kekerasan Terhadap Anak , Polres Lamongan Amankan 13 Pemuda 

Ungkap Kasus Kekerasan Terhadap Anak , Polres Lamongan Amankan 13 Pemuda 

 

 

Lamongan, Suksesi Nasional-Polres Lamongan benar-benar tegas dalam menindak segala bentuk tindak kriminal, tak peduli tersangka perorangan maupun pengeroyokan dengan jumlah massa yang lebih banyak.

Sebagaimana hal itu Polres Lamongan mengungkap kasus tindak pidana kekerasan fisik terhadap anak yang terjadi di wilayah Kecamatan Bluluk. Peristiwa tersebut berlangsung pada Minggu (22/2/2026) dini hari sekitar pukul 02.20 WIB di Warung Kopi Cak Tingtong, Dusun Wareng, Desa Songowareng, Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan.

Korban berinisial C.A.F. (17), seorang pelajar asal Kecamatan Bluluk, menjadi sasaran pengeroyokan oleh sekelompok pemuda yang tengah melakukan patroli sahur.

Kapolres Lamongan, Arif Fazlurrahman, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/63/II/2026/SPKT.SATRESKRIM/POLRES LAMONGAN/POLDA JAWA TIMUR tertanggal 22 Februari 2026.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan hasil penyelidikan, kejadian bermula saat rombongan sekitar 30 pemuda melintas di depan rumah pelapor yang berada di samping lokasi warung kopi. Tak lama kemudian terdengar keributan dari arah warung. Saat dicek, korban diketahui telah dipukuli, ditendangi, dan diseret ke jalan raya oleh sejumlah pelaku.

Orang tua korban sempat berusaha melerai, namun para pelaku tetap melakukan kekerasan sebelum akhirnya melarikan diri setelah diteriaki warga.

Dari hasil visum, korban mengalami luka lecet di punggung kanan serta luka lecet pada kedua lutut akibat dipukul, ditendang, dan diseret.

Motif Kekerasan

Dari pemeriksaan sementara, motif kekerasan dipicu oleh hoodie yang dikenakan korban yang dianggap “rasis” oleh pelaku. Selain itu, korban juga mengenakan kaos bergambar logo salah satu perguruan silat yang memicu kesalahpahaman dengan kelompok pelaku.

Salah satu anak yang diamankan diketahui pertama kali menunjuk korban karena tulisan pada hoodie tersebut dan menganggapnya menghina perguruannya. Hal itu kemudian memicu pengeroyokan oleh beberapa pelaku lainnya.

13 Orang Diamankan, 3 Masih DPO

Tim gabungan Satreskrim Polres Lamongan bersama Polsek Bluluk dan Polsek Sukorame bergerak cepat melakukan penyelidikan melalui rekaman CCTV dan pemeriksaan saksi. Kurang dari 1×24 jam, tepatnya Minggu malam (22/2/2026) sekitar pukul 19.30 WIB, petugas berhasil mengamankan 13 pemuda yang diduga terlibat dalam rombongan patroli sahur tersebut.

Dari jumlah tersebut:

Dua orang dewasa berinisial A.M. (22) dan G.P.P. (23) ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan di Rutan Polres Lamongan.

Empat anak yang turut terlibat tidak dilakukan penahanan dan akan diproses sesuai mekanisme diversi berdasarkan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Tiga orang lainnya masih dalam daftar pencarian orang (DPO) dan dalam proses pengejaran.

Barang bukti yang diamankan meliputi hasil visum, rekaman CCTV, hoodie hitam milik korban, kaos hitam, serta enam kaos hitam milik pelaku.

Jerat Hukum

Para tersangka dijerat Pasal 80 ayat (1) dan (2) jo Pasal 76C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Kapolres Lamongan menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas setiap bentuk kekerasan terhadap anak dan mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama dalam kegiatan patroli sahur agar tidak disalahgunakan menjadi ajang kekerasan.(rul)

Beranda Wasev Mabesad Nilai Pelaksanaan TMMD Ke 127 – Th 2026 Kodim 0809 Kediri Berjalan Sesuai Rencana

Wasev Mabesad Nilai Pelaksanaan TMMD Ke 127 – Th 2026 Kodim 0809 Kediri Berjalan Sesuai Rencana

 

 

Kediri Suksesi Nasional.Com.- Staf PJU TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Mabes TNI AD, Kolonel Inf M. Herry Subagyo, menilai pelaksanaan program TMMD ke-127 di wilayah Kodim 0809/Kediri berjalan sesuai dengan rencana yang telah disusun.

 

Hal itu disampaikan Kolonel Inf M. Herry Subagyo, saat melakukan kegiatan pengawasan dan evaluasi (Wasev) di sejumlah titik pelaksanaan TMMD di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Rabu (4/3/2026).

Program TMMD sendiri merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kediri dan TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0809/Kediri dalam upaya mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

 

Pelaksanaan TMMD tahun 2026 ini juga berlangsung bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

 

Dalam peninjauan tersebut, Kolonel Inf M. Herry Subagyo, melihat langsung progres sejumlah sasaran fisik yang tengah dikerjakan oleh Satgas TMMD bersama masyarakat.

 

Beberapa pembangunan yang menjadi fokus dalam program ini di antaranya pembangunan sumur bor air minum, sumur bor untuk pengairan sawah, rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu), renovasi rumah ibadah, serta pembangunan jalan tembus yang menghubungkan wilayah permukiman warga.

 

Kolonel Inf M. Herry Subagyo, mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan di lapangan, progres pengerjaan program TMMD di wilayah Kediri secara umum berjalan dengan baik.

 

“Pada kesempatan sore hari ini setelah melaksanakan kegiatan Wasev, kita mendapatkan kesimpulan bahwa kegiatan TMMD ke-127 di Kodim Kediri sudah berjalan dengan baik sesuai dengan rencana waktu yang sudah dibuat,” ujar Herry.

 

Ia menyebutkan, sebagian besar pekerjaan fisik yang menjadi sasaran TMMD saat ini telah mendekati tahap penyelesaian. Menurutnya, progres pembangunan bahkan telah mencapai hampir 90 persen.

 

“Dari hasil evaluasi yang kita lihat, apa yang sudah dilakukan oleh Satgas TMMD ini memang hampir 90 persen sudah selesai,” kata dia.

 

Meski demikian, Kolonel Inf M. Herry Subagyo, menekankan bahwa sejumlah pekerjaan yang masih memerlukan tahap penyelesaian akhir diharapkan dapat segera dirampungkan sebelum penutupan program TMMD.

 

“Kita berharap pekerjaan yang memang masih membutuhkan finishing penyelesaian dapat diselesaikan tepat pada waktunya,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, berbagai pembangunan yang dilakukan melalui program TMMD diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Kolonel Inf M. Herry Subagyo berharap, fasilitas yang dibangun nantinya akan membantu aktivitas masyarakat sehari-hari sekaligus mendukung percepatan pembangunan di daerah.

 

(Penmas0809/Doeri)

Beranda Antisipasi Penyakit Menular dan PTM, Pemdes Kalangbret Gelar Edukasi Kesehatan Masyarakat

Antisipasi Penyakit Menular dan PTM, Pemdes Kalangbret Gelar Edukasi Kesehatan Masyarakat

Tulungagung, Suksesi Nasional.com – Pemerintah Desa Kalangbret, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, menggelar sosialisasi pencegahan dan penanggulangan penyakit menular dan tidak menular, Kamis (22/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Kalangbret ini diikuti sebanyak 50 peserta dari berbagai unsur masyarakat.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Kalangbret, H. Ngatwandi, serta menghadirkan narasumber dari Puskesmas Kauman yang memberikan pemaparan terkait langkah pencegahan serta penanganan awal berbagai jenis penyakit.

Kepala Desa Kalangbret, H. Ngatwandi menegaskan bahwa upaya promotif dan preventif harus terus digencarkan di tingkat desa. Menurutnya, kesehatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan desa.

“Kesehatan adalah modal utama masyarakat untuk beraktivitas dan bekerja. Kalau masyarakat sehat, maka pembangunan desa juga akan berjalan dengan baik,” tutur H. Ngatwandi.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah desa berkomitmen untuk terus bersinergi dengan tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini. Kesadaran hidup sehat harus dimulai dari diri sendiri dan keluarga, kemudian diterapkan di lingkungan sekitar,” imbuhnya.

Materi yang disampaikan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Kauman mencakup berbagai jenis penyakit menular seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan demam berdarah, serta penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit jantung.

Peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta tampak antusias menyampaikan pertanyaan, terutama terkait langkah penanganan awal apabila ada anggota keluarga yang mengalami gejala penyakit tertentu.

Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Desa Kalangbret berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pola hidup bersih dan sehat serta mampu menerapkan langkah-langkah pencegahan dalam kehidupan sehari-hari, demi terwujudnya desa yang sehat dan produktif. (Darno)

Beranda Anggota DPR RI Nurhadi besama Poltekes Malang Sosialisasi Cek Kesehatan Gratis

Anggota DPR RI Nurhadi besama Poltekes Malang Sosialisasi Cek Kesehatan Gratis

 

 

Tulungagung-Suksesi Nasional.com-Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem dari komisi IX Nurhadi, terus mendorong suksesnya program cek kesehatan gratis, Selasa (03/2/2026) di Hotel crown Tulungagung.

Dalam sosialisasi tersebut Nurhadi menekankan pentingnya program cek kesehatan gratis kepada publik sebagai upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular.

Kegiatan yang bertempat di hall crown Victoria Hotel Tulungagung menghadirkan sejumlah narasumber salah satunya Kepala dinas kesehatan Tulungagung Desi Lusiana Wardani yang mengopresiasi kegiatan sosial tersebut.

Anggota DPR RI komisi IX Nurhadi S.pd MH mengatakan kegiatan ini sangat bagus bagi saya karena saya langsung bertemu dengan ratusan orang secara langsung dan bisa langsung menekankan pentingnya Cek kesehatan sejak dini.

 

Nurhadi menegaskan pentingnya penerapan pola hidup sehat sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia.Cara hidup sehat pun dapat dimulai dari hal sederhana.

“Germas bukan hanya slogan, tapi gerakan kolektif yang dimulai dari hal-hal sederhana seperti rutin olahraga, konsumsi makanan bergizi, dan cek kesehatan berkala,” ujar Nurhadi.

 

Politisi asal Dapil Jatim VI tersebut juga menyinggung program PKG (Pemeriksaan Kesehatan Gratis) yang menjadi bagian dari agenda pemerintahan Presiden Prabowo.

 

Menurutnya, mendorong tindakan preventif jauh lebih penting dibanding tindakan kuratif. Dirinya mencontohkan kasus-kasus yang sering terjadi di masyarakat, seperti serangan jantung mendadak atau stroke, yang sebenarnya bisa dicegah jika kondisi kesehatan diketahui sejak dini.

Nurhadi juga menyoroti tingginya beban biaya BPJS Kesehatan akibat penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, kanker, dan diabetes.

“Penyakit jantung sendiri menghabiskan anggaran lebih dari Rp20 triliun setiap tahun. Padahal, dengan gaya hidup sehat dan pencegahan dini, angka ini bisa ditekan,” tegasnya.

 

Dirinya mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan. Sementar itu narasumber dari Dinas kesehatan Tulungagung Dr.Desi menekankan tentang pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental dalam keseharian dan masyarakat jangan takut untuk rutin memeriksakan kesehatannya.

Sosialisasi tersebut diharapkan masyarakat lebih sadar akan pentingnya hidup sehat sebagai fondasi keluarga dan bangsa yang kuat.(als/har)

Beranda Pemkab Kediri Dinas Ketahanan Pangan Bersama Bulog, Umkm Gelar GPM Dibulan Suci Ramadhan 2026

Pemkab Kediri Dinas Ketahanan Pangan Bersama Bulog, Umkm Gelar GPM Dibulan Suci Ramadhan 2026

Pemkab Kediri Dinas Ketahanan Pangan Bersama Bulog ,Umkm Gelar (GPM)Gerakan Pangan Murah Dibulan Suci Ramadhan.2026

 

Kediri Suksesi Nadionsl. Com, – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih mengatakan, pihaknya mengadakan GPM di 19 titik wilayah Kabupaten Kediri.

 

GPM yang digelar untuk menjaga stabilisasi harga bahan pokok menjelang Ramadhan 2026 pada 10 Februari hingga 13 Maret 2026 itu tersebar di seluruh kecamatan wilayah Kabupaten Kediri.

 

“Ini kami lakukan untuk menekan gejolak harga bahan pangan menjelang bulan suci Ramadhan 2026,” kata Tutik Purwaningsih .

 

Sementara itu pula dengan Kepala Desa Kwadungan Abd Kamid dan Camat Ngasem Edi Subiyato,Menyatakan bahwa Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan peternakan bersama Bulog dan Umkm sangat membantu kebutuhan Sembako warga masyarakat desa kami kususnya maupun wilayah kecamatan Ngasem.tandasnya.

 

Lain dari pada itu

Bulog gandeng Pemkab Kediri gelar GPM jaga stabilitas harga pangan Perum Bulog Kantor Cabang Kediri,

menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, Jawa Timur, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di wilayah setempat sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok.

 

Pemimpin Perum Bulog Cabang Kediri Harisun mengemukakan program GPM ini merupakan kolaborasi bersama antara Perum Bulog Kantor Cabang Kediri dengan pemerintah daerah setempat sebagai bentuk komitmen dalam menjaga harga pangan.

 

“GPM ini menjadi salah satu alternatif masyarakat untuk dapat menjangkau pangan dengan harga murah,” katanya di Kediri, Jumat tgl .27-2-2026.

 

Ia menambahkan, masyarakat bisa membeli beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) seharga Rp57 ribu per lima kilogram, gula pasir Rp15 ribu per kilogram, minyak goreng Rp15.700 per liter, telur ayam Rp27.500 per kilogram.

 

Ada juga bawang merah seharga Rp15 ribu per bungkus, bawang putih Rp15 ribu per bungkus, ikan dan berbagai jenis sayuran lainnya.

 

Dalam GPM yang digelar di Kantor Desa Kwadungan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri tersebut, Bulog Kediri menyediakan Satu ton setengah beras, yang akan ditambah jika permintaan melebihi ketersediaan.

 

“Kami telah menyiapkan beras SPHP sebanyak dua ton di masing-masing titik GPM, apabila masih kurang akan di dropping lagi sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Harisun.

 

Ia menambahkan masyarakat tidak perlu cemas terhadap kenaikan harga bahan pokok, karena GPM akan dilakukan di berbagai titik.

 

Bulog gandeng Pemkab Kediri gelar GPM jaga stabilitas harga pangan Perum Bulog Kantor Cabang Kediri menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, Jawa Timur, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di wilayah setempat sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok.

 

Pemimpin Perum Bulog Cabang Kediri Harisun mengemukakan program GPM ini merupakan kolaborasi bersama antara Perum Bulog Kantor Cabang Kediri dengan pemerintah daerah setempat sebagai bentuk komitmen dalam menjaga harga pangan.

 

“GPM ini menjadi salah satu alternatif masyarakat untuk dapat menjangkau pangan dengan harga murah,” katanya di Kediri, Jumat.

 

Ia menambahkan, masyarakat bisa membeli beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) seharga Rp57 ribu per lima kilogram, gula pasir Rp15 ribu per kilogram, minyak goreng Rp15.700 per liter, telur ayam Rp27.500 per kilogram.

 

Ada juga bawang merah seharga Rp15 ribu per bungkus, bawang putih Rp15 ribu per bungkus, ikan dan berbagai jenis sayuran lainnya.

 

Dalam GPM yang digelar di Kantor Desa Woromarto, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri tersebut, Bulog Kediri menyediakan dua ton beras, yang akan ditambah jika permintaan melebihi ketersediaan.

 

“Kami telah menyiapkan beras SPHP sebanyak dua ton di masing-masing titik GPM, apabila masih kurang akan di dropping lagi sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Harisun.

 

Ia menambahkan masyarakat tidak perlu cemas terhadap kenaikan harga bahan pokok, karena GPM akan dilakukan di berbagai titik diwlayah Kabupaten Kediri ,Pungkasnya. (Doeri)

Beranda Safari Ramadhan 1447 H di Karang Bintang, Pemkab Tanah Bumbu Salurkan Hibah Masjid dan Santunan Difabel-Lansia

Safari Ramadhan 1447 H di Karang Bintang, Pemkab Tanah Bumbu Salurkan Hibah Masjid dan Santunan Difabel-Lansia

 

 

 

Suksesi Nasional.com Tanah bumbuBATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Safari Ramadhan 1447 Hijriah dengan agenda sholat tarawih dan witir berjamaah di Kecamatan Karang Bintang, tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al Amin, Senin Malam (03/03/2026) Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang.

 

Acara ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu Yulian Herawati bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Karang Bintang, serta masyarakat setempat yang antusias menyambut kegiatan penuh berkah tersebut.

 

Mewakili Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Eryanto Rais menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat masyarakat Karang Bintang.

 

“Atas nama Pemerintah Daerah, izinkan saya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kecamatan Karang Bintang atas sambutan hangat dan penuh kekeluargaan yang telah diberikan kepada kami,” ujarnya.

 

Eryanto menegaskan, kehadiran jajaran Pemkab Tanah Bumbu dalam Safari Ramadhan merupakan wujud semangat kebersamaan dan silaturahmi yang terus terjalin antara pemerintah daerah dan masyarakat.

 

“Sambutan yang hangat ini menjadi energi positif bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Tanah Bumbu menyalurkan hibah pembangunan masjid di wilayah Kecamatan Karang Bintang. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan agama, serta aktivitas sosial keagamaan yang bermanfaat luas bagi masyarakat.

 

Selain hibah masjid, pemerintah daerah juga menyerahkan santunan kepada masyarakat difabel dan para lansia. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kelompok yang membutuhkan perhatian khusus, sekaligus implementasi nilai keadilan dan kasih sayang di bulan suci Ramadhan.

 

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban, menambah semangat, dan mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat,” ucapnya.

 

Pada kesempatan itu, Eryanto Rais juga menyampaikan tindak lanjut arahan pemerintah pusat terkait pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI. Hal ini merujuk pada Surat Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 600.11/889/SJ tentang Pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI, serta Surat Edaran Bupati Tanah Bumbu Nomor B/600.4.15/902/DLH-PSLB3.1.Bup/II/2026 tertanggal 10 Februari 2026 tentang pelaksanaan korve.

Gerakan Indonesia ASRI mencakup empat fokus utama, yakni:

1. AMAN

Meliputi penataan lingkungan berbasis mitigasi bencana, peningkatan penerangan dan keamanan lingkungan, serta pengendalian sampah dan limbah berbahaya.

2. SEHAT

Berupa penguatan sanitasi dan air bersih, pengendalian pencemaran lingkungan, serta pengaktifan kembali gerakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

3. RESIK

Mendorong pelaksanaan kerja bakti atau korve pembersihan lingkungan, optimalisasi pengelolaan sampah berbasis sumber, serta inspeksi berkala kebersihan lingkungan kerja.

4. INDAH

Meliputi penanaman pohon dan penghijauan di ruang terbuka hijau (RTH), penataan taman dan ruang publik, penertiban banner/baliho yang tidak sesuai ketentuan, serta peremajaan atap seng menjadi genteng atau bahan lain secara bertahap.

 

Melalui Safari Ramadhan 1447 H ini, Pemkab Tanah Bumbu tidak hanya mempererat silaturahmi dengan masyarakat Karang Bintang, tetapi juga memperkuat komitmen pembangunan keagamaan, sosial, dan lingkungan demi mewujudkan Tanah Bumbu yang lebih sejahtera dan berkelanjutan.( Ril )

Beranda Safari Ramadan 1447 H di Mantewe, Bupati Andi Rudi Latif Pererat Silaturahmi dan Serahkan Bantuan

Safari Ramadan 1447 H di Mantewe, Bupati Andi Rudi Latif Pererat Silaturahmi dan Serahkan Bantuan

 

 

 

Suksesi Nasional.com Tanah bumbu– Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kecamatan Mantewe atas sambutan hangat yang diberikan kepada rombongan pemerintah daerah.

 

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kecamatan Mantewe atas sambutan yang begitu hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat makna,” ujarnya.

 

Ia menilai sambutan tersebut menjadi bukti kuatnya semangat persatuan, kebersamaan, dan sinergi antara pemerintah daerah dengan masyarakat.

 

Bupati menjelaskan, Safari Ramadan merupakan agenda rutin tahunan sekaligus wujud komitmen pemerintah daerah untuk terus mendekatkan diri dengan masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi serta menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Pemerintah daerah hadir bukan hanya sebagai penyelenggara pemerintahan, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Tanah Bumbu,” katanya.

 

Momentum buka puasa bersama, lanjutnya, memiliki makna mendalam karena puasa mengajarkan kesabaran, keikhlasan, kepedulian, dan empati terhadap sesama.

 

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyerahkan hibah kepada masjid sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sarana dan prasarana ibadah di Kecamatan Mantewe.

 

Selain itu, pemerintah daerah juga menyalurkan santunan kepada penyandang disabilitas dan para lansia.

 

“Ini adalah bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk terus hadir dan memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

 

Bupati menekankan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga harus memperhatikan kepedulian sosial serta keberpihakan kepada kelompok rentan.

 

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimaknai sebagai wujud ketulusan dan niat berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan.

 

Sebelum kegiatan Safari Ramadan, pemerintah daerah juga telah melaksanakan Musrenbang RKPD Tahun Rencana 2027 Tingkat Kecamatan Mantewe. ( Ril )

Beranda TP PKK Beserta Baznas Lamongan Salurkan Bansos Ramadan pada LKSA

TP PKK Beserta Baznas Lamongan Salurkan Bansos Ramadan pada LKSA

 

 

Lamongan, Suksesi Nasional-Tim Penggerak PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) bekerjasama dengan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Lamongan menyalurkan bantuan sosial ramadan pada 46 LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak) di Lamongan. Bantuan berupa sembako dan uang tunai ini deserahkan secara simbolis oleh Bupati Yuhronur Efendi di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan.

 

Dikatakan Pak Yes bahwa penyerahan bantuan ini merupakan agenda tahunan, dan akan terus dilakukan evaluasi setiap tahunnya agar dapat semakin baik kedepannya nanti.

 

“Pasal 34 Undang-undang Dasar 1945 mengamanatkan bahwa pemerintah harus hadir bagi anak-anak miskin, anak-anak terlantar, anak-anak yatim, dan semuanya harus dipelihara oleh negara. Pemerintah daerah tentu tidak bisa sendirian dalam melaksanakan tugas-tugas seperti hari ini, pemerintah hadir melalui LKS, melalui beberapa yayasan, melalui beberapa panti, yang ini kita terus menjadi mitra yang strategis, sehingga anak-anak ini menjadi tanggung jawab kita semuanya,” ucap Pak Yes.

 

Jumlah LKSA yang terdaftar dan mendapat ijin operasional di Kabupaten Lamongan diungkapkan Ketua Forum LKSA Nadzir sebanyak 46 LKSA, dan hampir menyebar di seluruh kecamatan.

 

“Anak yang diasuh tahun lalu itu 2.706 anak, tahun 2026 ini 2.517 anak, sehingga terjadi penurunan anak yang diasuh. Menurut pengamatan dan data yang kami terima, itu adalah salah satu diantara keberhasilan pembangunan di Lamongan. Jumlah pengasuh 482 orang, setiap LKS antara 10 sampai 15 pengasuh,” ungkap Nadzir.

 

Tidak hanya itu, Ketua Baznas Lamongan Bambang Eko Muljono juga mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan pada hari ini merupakan hasih zakat dan infaq yang dititipkan melalui Baznas Lamongan, dengan hampir 98 persen muzakki dan munfiq berasal dari ASN di Lamongan.

 

Dalam kesempatan tersebut disalurkan bantuan sembako berisi 50 kg beras, minyak goreng 1 dus, mie instan 2 dus, gula 10 kg, biskuit 2 dus, dan uang sebesar Rp. 5.500.000 kepada tiap LKSA.(rul)