Beranda Headline

Sinergi Kejagung, Perhutani, dan Pemkab Jombang Wujudkan Gerakan Peduli Lingkungan

Suksesinasional.com JOMBANG – Upaya menjaga kelestarian lingkungan terus digencarkan oleh berbagai pihak. Kali ini, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, menggelar kegiatan penanaman pohon bersama Kejaksaan Agung Republik Indonesia (RI) di kawasan wana wisata Sumberboto, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gempol, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Gedangan, Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, Jombang, Minggu (19/10).

Kegiatan bertajuk “Kejaksaan Peduli Lingkungan” ini menjadi bagian dari program strategis Kejaksaan Agung RI dalam memperkuat sinergi lintas lembaga untuk menjaga kelestarian alam dan keberlanjutan lingkungan hidup. Dalam aksi tersebut, dilakukan penanaman berbagai jenis bibit pohon produktif seperti jambu air, rambutan, nangka, dan alpukat.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., didampingi jajaran Forkopimda Kabupaten Jombang, Wakil Kepala Perhutani KPH Jombang Koen Rohayudi, Kepala Kejaksaan Negeri Jombang Nul Albar, S.H., M.H., para kepala OPD, Forkopimcam Mojowarno, serta kepala desa setempat. Dari Kejaksaan Agung RI, hadir langsung Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Dr. Rudi Margono, S.H., M.Hum. dan Jaksa Agung Muda Pidana Militer (Jampidmil) Dr. M. Ali Ridho, S.H., M.H.

Dalam sambutannya, Dr. Rudi Margono menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian alam.

“Ini bukan sekadar menanam pohon, tetapi wujud rasa syukur kita atas nikmat Tuhan melalui alam yang menopang kehidupan. Menyelamatkan alam berarti menyelamatkan umat manusia. Mari jadikan kegiatan ini sebagai ibadah dan komitmen bersama untuk menjaga bumi,” ujarnya.

Baca Juga :  Panen Raya Kedua, Harga Gabah di Lamongan Lampaui HPP

Rudi Margono juga mendorong seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, Perhutani, dan sektor swasta, agar terus berkolaborasi dalam program penghijauan berkelanjutan.

“Gerakan ini harus meluas. Mari libatkan program CSR perusahaan untuk penghijauan massal, terutama di lahan-lahan kritis,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Administratur Perhutani KPH Jombang, Koen Rohayudi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas nyata antara lembaga pemerintah, penegak hukum, dan masyarakat.

“Aksi kolaboratif ini menjadi komitmen bersama untuk menjaga kelestarian hutan, baik hutan lindung maupun produksi. Dengan kerja sama yang baik, masyarakat tidak hanya mendapatkan manfaat ekonomi dari lahan garapan, tetapi juga turut menjaga keseimbangan alam agar sumber air tetap terjaga dan risiko bencana berkurang,” jelasnya.

Di sisi lain, Bupati Jombang Warsubi menegaskan pentingnya gerakan menanam pohon sebagai investasi bagi masa depan lingkungan dan generasi mendatang.

“Setiap pohon yang kita tanam hari ini adalah investasi kehidupan bagi anak cucu kita kelak. Mari rawat dan jaga bersama agar tumbuh subur dan memberi manfaat bagi kehidupan,” pesannya.

Warsubi berharap aksi kolaboratif ini tidak hanya berdampak pada penghijauan semata, tetapi juga mendukung pengembangan kawasan Wana Wisata Sumberboto sebagai destinasi wisata alam unggulan Jombang yang semakin hijau, asri, dan berkelanjutan.

“Kami ingin Sumberboto menjadi contoh wisata alam yang lestari, nyaman, dan menjadi kebanggaan masyarakat Jombang,” pungkasnya.(lil)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini