Beranda Headline

Pintu Air Kuro Dibuka, Masyarakat Lega, Pemkab Lamongan Terus Lakukan Upaya Terpadu Percepat Surutnya Banjir Bengawan Jero

 

 

Suksesi Nasional, Lamongan-Dibukanya pintu air kuro membuat masyarakat terdampak banjir merasa lega dan senang. Sebagaimana diketahui dampak banjir di lokasi bengawan jero membuat sejumlah fasum yang rusak. Selain itu aktifitas masyarakat terasa vakum, yang berdampak tersendatnya perekonomian, utamanya pertanian dan budidaya ikan (tambak).

” Alhamdulillah pintu air kuro bisa dibuka, setidaknya banjir dikawasan bengawan jero bisa surut, ” kata Budiono.

” Artinya, petani bisa lancar kembali beraktifitas di sawah dan tambaknya. Bagaimana tidak tambak yang tinggal panen, akhirnya tertunda dan terpaksa panen dengan cara menjala sedapatnya, minimal balik modal sudah baik, ” keluh petambak udang di kec.Glagah.

Senada dikatakan Sudarmono, jika banjir membuat petani, khususnya petambak banyak yang mengeluh dan pasrah. Bagaiamana tidak tinggal panen banjir datang, Ya terpaksa dijalai saja meski itu menambah anggaran oprrasional. Bisa balik modal saja, petambak sudah bersyukur, tapi bagaimana lag, ya tidak sendiri banyak petambak yang seperti ini,” kata petambak berbadan subur itu.

Upaya percepatan penurunan banjir di wilayah Bengawan Jero terus dilakukan secara terpadu oleh berbagai pihak. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah pembukaan Pintu Lak Kuro pada Jumat (pukul 06.00 WIB), setelah dilakukan pemantauan intensif terhadap kondisi cuaca lokal serta situasi hidrologi di hulu Sungai Bengawan Solo sejak sehari sebelumnya.

 

Kabid Operasi dan Pemeliharaan Dinas PU SDA Lamongan, Saikhu mengatakan pembukaan Pintu Lak Kuro dilakukan sebagai bagian dari pengaturan muka air Bengawan Solo secara menyeluruh, mulai dari wilayah hulu hingga Bengawan Solo Hilir (BGS).

 

Langkah ini merupakan hasil koordinasi aktif antara Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo dan Perum Jasa Tirta, dengan tujuan memperlancar pembuangan air dari kawasan Bengawan Jero yang selama beberapa hari terakhir terdampak banjir.

 

“Alhamdulillah, pagi ini tepat pukul 06.00 WIB, Pintu Lak Kuro sudah bisa dibuka untuk mempercepat pembuangan air Bengawan Jero,” ujar Saikhu, Minggu (25/1/2026).

Baca Juga :  Sampaikan Aspirasinya, Ratusan Kades Se-Kab Lamongan, Go Jakarta

 

Selain pengaturan pintu air, upaya teknis di lapangan juga diperkuat dengan pengerahan dua unit alat berat amfibi. Satu unit difokuskan untuk pengerukan sedimen di hilir Pintu Lak Kuro bagian selatan, yang selama ini menjadi salah satu hambatan aliran air.

 

“Sementara satu unit lainnya digunakan untuk pembersihan enceng gondok di sekitar Jembatan Pasi, guna memastikan aliran air tetap lancar tanpa sumbatan vegetasi air,” ungkapnya.

 

Dari sisi hulu, Saikhu menjelaskan koordinasi juga dilakukan dengan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi. Sebagai langkah pengendalian debit air yang masuk ke Bengawan Jero, dilakukan pengurangan pembuangan air dari waduk serta rawa-rawa di wilayah barat dan selatan.

 

“Langkah ini dinilai penting untuk menekan tambahan volume air ke sistem Bengawan Solo bagian tengah dan hilir,” imbuhnya.

 

Berdasarkan data pemantauan terbaru, elevasi air di Bengawan Jero pada hari ini tercatat berada di angka 0,72 meter, mengalami penurunan sekitar 3 sentimeter dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan ini menjadi indikasi awal bahwa langkah-langkah pengendalian yang dilakukan mulai menunjukkan hasil positif.

 

“Diharapkan, dengan dibukanya Pintu Lak Kuro serta optimalisasi jalur pembuangan air melalui penataan sedimen dan pembersihan sungai, penurunan muka air banjir di Bengawan Jero dapat berlangsung lebih cepat dan signifikan,” kata Saikhu.

 

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lamongan, Mohammad Nalikan, menyampaikan rasa syukurnya atas kondisi teknis yang memungkinkan pintu air tersebut dioperasikan secara maksimal pada hari ini.

 

Nalikan juga berharap agar kondisi tinggi air di bagian hilir tetap stabil sehingga pintu air dapat terus dibuka untuk mengalirkan sisa genangan menuju laut.(rul)

 

“Semoga (Pintu Air Kuro) bisa terus dibuka agar debit air di kawasan permukiman dan lahan pertanian warga bisa segera normal kembali,” pungkasnya.(rul)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini