Beranda Headline

Bupati Andi Rudi Latif Buka Pasar Ramadan “Aksi Bejual Wadai”, Siapkan Pinjaman Modal Tanpa Bunga untuk Lawan Pinjol di Tanah Bumbu

 

 

 

Suksesi Nasiona.comTanah bumbuBATULICIN – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif resmi membuka Pasar Ramadan bertajuk “Aksi Bejual Wadai” yang digelar di seberang Masjid Al Falah, Simpang Empat, Senin (23/2/2026) sore.

 

Kegiatan ini menjadi momentum penguatan ekonomi kerakyatan sekaligus kabar gembira bagi pedagang melalui program pinjaman modal tanpa bunga untuk melawan pinjaman online (pinjol).

Pasar Ramadan yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporpar) Tanah Bumbu ini menghadirkan puluhan pelaku UMKM lokal dan akan berlangsung hingga 14 Maret 2026.

 

Sebagai bagian dari dukungan terhadap gerakan nasional pengendalian inflasi pangan, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagri) turut menghadirkan pasar murah di lokasi yang sama. Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat selama Ramadan.

 

Pembukaan “Aksi Bejual Wadai” diawali dengan penyerahan sertifikasi halal bagi UMKM, bantuan sosial kepada anak yatim piatu, serta fasilitas pembayaran digital QRIS dari Bank Kalsel untuk para pedagang.

 

Digitalisasi transaksi ini menjadi bagian dari upaya mendorong UMKM naik kelas dan lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.

 

Dalam sambutannya, Bupati Andi Rudi Latif yang akrab disapa Bang Arul menyampaikan bahwa Pasar Ramadan bukan hanya ajang jual beli, tetapi juga wujud pelestarian nilai sejarah dan budaya masyarakat saat bulan suci.

Baca Juga :  Bupati Tanbu Resmikan Masjid Miftahul Jannah di Desa Mantewe

 

“Kegiatan ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk menampilkan kreativitas produk lokal sekaligus meningkatkan pendapatan usaha,” ujarnya.

 

Bang Arul menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat struktur ekonomi kerakyatan. Ia pun mengumumkan program bantuan modal usaha bagi pedagang dan pelaku UMKM, dengan skema pinjaman berbunga nol persen karena bunganya akan ditanggung oleh pemerintah daerah.

 

“Program ini untuk memerangi pinjaman online (pinjol) yang bunganya mencekik. Pedagang tidak perlu lagi terjerat pinjaman dengan bunga tinggi,” tegasnya disambut tepuk tangan masyarakat.

Program pinjaman modal tanpa bunga ini diharapkan menjadi solusi konkret bagi pedagang kecil agar dapat mengembangkan usahanya secara sehat, aman, dan berkelanjutan tanpa tekanan bunga tinggi dari pinjol ilegal maupun tidak resmi.

 

Meski diiringi rintik hujan, usai peresmian Bang Arul bersama jajaran Forkopimda meninjau sejumlah lapak UMKM guna memastikan kenyamanan pedagang dan pengunjung selama Pasar Ramadan berlangsung.

 

Melalui “Aksi Bejual Wadai” dan program pinjaman modal tanpa bunga, Pemkab Tanah Bumbu menegaskan keberpihakan kepada pedagang kecil serta komitmen nyata dalam melindungi masyarakat dari jeratan pinjol, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih kuat dan mandiri. Win (Ril)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini