Beranda Headline

Edaaan…Oknum Guru SMPN 1 Lamongan Lakukan Kekerasan Pada Siswanya

 

 

Lamongan, Suksesi Nasional-Dunia pendidikan di Kabupaten Lamongan telah tercoreng oleh salah satu oknum guru, karena tindak kekerasan terhadap siswanya.

Kejadian miris,i akibat sikap arogansi seorang oknum guru di SMPN 1 Lamongan. Diduga aksi oknum guru Bahasa Indonesia tersebut melakukan kekerasan terhadap salah satu siswa kelas 7.

 

Dugaannya, oknum guru berinisial MM (M. Machrus), memukul siswanya dengan maksud dan dalih menegakkan kedisiplinan, namun aksinya justru membuat siswa trauma. Kejadiannya berlangsung pada Kamis, (16/04/2026).

 

Namun berdasarkan indormasi yang dihimpun dilingkungan SMPN 1 Lamongan, MM dikenal tempramen.Tidak sekali saja, sebelumnya MM juga pernah bertindak serupa kepada salah satu murid disana, hingga siswa mengalami memar dibagian punggung, namun kasus ini berakhir damai.

 

Tak jera pernah dimediasi untuk tidak mengulangi perbuatannya, nyatanya aksinya terulang kembalii. Salah satu kerabat korban yang enggan disebut namanya membenarkan peristiwanya.

 

“kejadiannya memang benar terjadi di SMPN 1 Lamongan pada hari Kamis kemarin, tanggal 16 April 2026. Guru yang bersangkutan bernama Bapak Machrus, yang menurut informasi adalah Guru Bahasa Indonesia dan juga Guru Agama, beliau juga mengurus Masjid Sekolah.” Terang kerabatnya tersebut

 

Berdasarkan informasi yang ada, banyak saksi dari siswa lain di sekolah tersebut yang melihat kejadiannya secara langsung.

 

Sementara itu, Plt Kepala Sekolah SMPN 1 Lamongan Safiudin, ketika dikonfirmasi melalui ponselnya awalnya membantah, jika tidak ada kekerasan guru ke siswa.

 

Namun beberapa saat kemudian setelah dijelaskan akan dijadikan sumber berita, Udin sapaan akrabnya baru kemudian membenarkan, dan mengatakan jika sudah didamaikan secara kekeluargaan.

 

“Pasca kejadian kedua belah pihak, guru dan orang tua murid sudah kita mediasi untuk berdamai secara kekeluargaan.’ terang Safiudin.

Baca Juga :  Patroli Srikandi Giri Berbasis Kendaraan Listrik untuk Edukasi Lalin Ramah Lingkungan

 

Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Nunggal Isbandi, ketika dikonfirmasi menyarankan untuk meminta tolong konfirmasi langsung kepala sekolah, atau lembaganya, “langsung saja mas konfirmasi lembaga, biar dapat info proporsional dan kronologisnya, sembari saya juga nanti akan konfirmasi pula.” Tegas Nunggal.

 

Sejumlah Murid di SMPN 1 Lamongan Diduga Jadi Korban Kekerasan Guru, Orang Tua Lapor Ke Polisi

 

Lamongan- Sejumlah murid Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Lamongan diduga menjadi korban kekerasan. Ironisnya aksi kekerasan itu dilakukan oleh guru mereka sendiri.

 

Dari informasi yang didapat, aksi kekerasan yang menimpa para siswa kelas 7 itu terjadi pada 16 April 2026. Adapun guru yang diduga melakukan kekerasan berinisial MH, guru yang mengajar pelajaran Bahasa Indonesia.

 

Sementara akibat kekerasan tersebut siswa mengalami luka lebam di bagian tubuh. Selain itu siswa yang mendapatkan tindakan kekerasan juga dikabarkan mengalami trauma.

 

Kini kasus kekerasan yang menyasar para siswa tersebut telah dilaporkan ke polisi oleh orang tua murid karena tak terima anaknya dianiaya.

 

“Perlu saya luruskan terlebih dahulu bahwa korban kekerasan tersebut bukan anak saya, melainkan anak kerabat saya. Namun, kejadiannya memang benar terjadi di SMPN 1 Lamongan pada hari Kamis kemarin, tanggal 16 April 2026,” kata NI salah satu kerabat murid SMPN 1 Lamongan.

 

Dihubungi terpisah, Kasihumas Polres Lamongan IPDA Hamzaid membenarkan laporan dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum guru tersebut.

 

Hamzaid menyebut kasus dugaan kekerasan saat ini masih dilakukan proses penyelidikan oleh penyidik Satreskrim Polres Lamongan.

 

“Benar Polres Lamongan telah menerima Laporan diatas dan saat ini kita laksanakan Proses Penyelidikan,” kata Hamzaid saat dikonfirmasi, Senin 20 April 2026.(rul)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini