Lamongan, Suksesi Nasional-Guna mengamankan produktivitas pangan dan mengantisipasi ancaman gagal panen, jajaran Komando Rayon Militer (Koramil) di bawah naungan Kodim 0812/Lamongan bergerak serentak. Berkolaborasi dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dan Dinas Pertanian Kabupaten Lamongan, personil TNI turun langsung ke sawah memimpin Gerakan Pengendalian (Gerdal) Hama Wereng Batang Coklat (WBC) secara serentak di wilayah kab Lamongan. Rabu (08/07/2026)
Aksi tanggap darurat pertanian ini dilaksanakan secara simultan di berbagai wilayah kecamatan di Kabupaten Lamongan. Langkah ini diambil menyusul adanya laporan peningkatan populasi hama wereng yang berpotensi merusak tanaman padi milik petani setempat.

Komandan Kodim (Dandim) 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo di tempat terpisah di sela kegiatan menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam pengendalian hama ini merupakan wujud nyata komitmen Kodim 0812 dalam mengawal ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Lamongan yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan utama di Jawa Timur.
”TNI tidak boleh tinggal diam melihat kesulitan petani. Begitu ada laporan populasi wereng batang coklat meningkat, babinsa di tiap Koramil langsung berkoordinasi dengan PPL dan dinas terkait untuk melakukan penyemprotan massal. Kami ingin memastikan keringat petani tidak terbuang sia-sia akibat serangan hama,” ujar Dandim 0812/Lamongan.
Penyemprotan massal ini menggunakan agens hayati dan pestisida yang direkomendasikan agar efektif membasmi wereng tanpa merusak ekosistem sawah. Mengenakan sepatu bot dan memanggul tangki jinjing (sprayer), para Babinsa bergotong-royong bersama kelompok tani menyisir petak-petak sawah dari pagi buta.
Sementara itu, perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan memberikan apresiasi tinggi atas respon cepat dari jajaran Kodim 0812 Lamongan. Menurutnya, kehadiran personil TNI di lapangan memberikan suntikan motivasi dan moral yang besar bagi para petani untuk menghadapi masa kerentanan ini.
Selain melakukan penyemprotan, kolaborasi trio TNI, PPL, dan Dinas Pertanian ini juga diisi dengan edukasi langsung kepada para petani mengenai pola pengamatan dini gejala serangan WBC. Petani diimbau untuk menjaga kebersihan saluran irigasi dan tidak berlebihan dalam menggunakan pupuk bernitrogen tinggi, yang justru disukai oleh hama wereng.
Dengan adanya Gerakan Pengendalian serentak ini, diharapkan laju penyebaran hama wereng batang coklat dapat diputus total, sehingga para petani di Kabupaten Lamongan dapat menjalani masa tenang menuju panen raya dengan hasil yang melimpah.
Turut hadir salam gerakan pengendalian hama wereng, yakni Camat Glagah, Danramil, dan Kapolsek Glagah beserta jajaranya, perangkat Desa Margoanyar, serta petugas PPL perwakilan dari DKPP Kab.Lamongan.(rul)





