Beranda Headline

46 Ribu Siswa SD-SMP di Jombang Segera Terima Seragam Gratis, Pengukuran Dimulai 13 Juli 2026.

Rhendra Kusuma kepala bidang pembinaan Sekolah dasar (SD) Kabupaten Jombang

Suksesenasional.com JOMBANG – Kabar baik bagi para siswa dan orang tua di Kabupaten Jombang. Program bantuan seragam gratis bagi pelajar jenjang SD/MI dan SMP/MTs mulai memasuki tahap pelaksanaan. Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan program tersebut berjalan sesuai jadwal dan ditargetkan seluruh siswa penerima sudah mendapatkan seragam baru sebelum akhir Agustus 2026.

Tahapan distribusi diawali dengan kedatangan kain seragam pada pertengahan Juli 2026. Setelah itu, pihak penjahit akan langsung melakukan pengukuran kepada para siswa di masing-masing sekolah mulai Senin, 13 Juli 2026, bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027.

Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Kabupaten Jombang, Rhendra Kusuma, menyampaikan bahwa mekanisme pengadaan seragam tahun ini berbeda dengan sistem ukuran umum. Pemerintah memilih melakukan pengukuran secara langsung kepada setiap siswa agar hasil seragam lebih sesuai dan nyaman digunakan, Rabu (8/7/2026)

“Pertengahan Juli kain mulai datang. Mulai tanggal 13 Juli, saat awal masuk sekolah, penjahit akan turun langsung ke sekolah-sekolah untuk melakukan pengukuran kepada siswa,” kata Rhendra.

Ia menjelaskan, setiap siswa nantinya akan memiliki ukuran seragam masing-masing berdasarkan hasil pengukuran. Dengan sistem tersebut, tidak ada lagi penggunaan ukuran standar seperti S, M, L, maupun XL yang berpotensi kurang sesuai dengan kondisi tubuh siswa.

“Semua siswa akan diukur satu per satu. Jadi ukurannya menyesuaikan masing-masing anak, bukan menggunakan ukuran yang sudah ditentukan secara umum. Harapannya seragam yang diterima benar-benar nyaman dan bisa digunakan dengan baik,” jelasnya.

Setelah proses pengukuran selesai, kain akan masuk tahap penjahitan sebelum akhirnya diserahkan kepada para siswa penerima. Disdikbud Jombang menargetkan seluruh proses produksi hingga pendistribusian seragam rampung pada 20 Agustus 2026.

Baca Juga :  Kapolri Tekankan Strategi Antisipasi Kemacetan Hingga Vaksinasi Booster Saat Mudik

“Target kami paling lambat tanggal 20 Agustus 2026 seluruh seragam sudah diterima siswa,” tegas Rhendra.

Program seragam gratis ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Jombang dalam membantu meringankan beban masyarakat, khususnya orang tua siswa dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah setiap tahun ajaran baru.

Pada pelaksanaan tahun 2026, bantuan diberikan dalam bentuk dua jenis seragam, yakni seragam nasional dan seragam Pramuka. Untuk jenjang SD/MI, siswa akan mendapatkan seragam merah putih serta seragam Pramuka. Sedangkan siswa SMP/MTs menerima seragam putih biru dan seragam Pramuka.

Secara keseluruhan, program ini menyasar sekitar 46 ribu siswa di Kabupaten Jombang. Rinciannya, sebanyak 20 ribu siswa tingkat SD/MI dan 26 ribu siswa tingkat SMP/MTs akan menjadi penerima manfaat program tersebut.

Untuk mendukung pelaksanaan program, Pemkab Jombang telah menyiapkan anggaran pengadaan kain seragam sebesar Rp8,85 miliar. Anggaran tersebut terbagi untuk jenjang SD/MI sebesar Rp3,51 miliar dan jenjang SMP/MTs sebesar Rp5,34 miliar.

Dengan pelaksanaan yang mulai berjalan, Disdikbud Jombang optimistis program seragam gratis dapat terealisasi sesuai target. Pemerintah berharap bantuan ini mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga siswa sekaligus menciptakan pemerataan kesempatan bagi seluruh peserta didik dalam mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Program seragam gratis tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi bantuan perlengkapan sekolah, tetapi juga menjadi simbol perhatian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan dan upaya menciptakan pendidikan yang lebih inklusif di Kabupaten Jombang.(lil)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini