Suksesi nasional. Com Tulungagung – Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa (ULP) Sekretariat Daerah menggelar Bimbingan Teknis Mitigasi Risiko Pelaksanaan Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa. Kegiatan ini dilaksanakan di Kresna Hall Narita Tulungagung ,8 Juli 2026 pukul 08.00 sampai selesai dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai OPD di lingkungan Pemkab Tulungagung.
Bimtek ini dibuka secara resmi oleh Pj. Sekretaris Daerah Drs. Tri Hariadi.M.Si. dalam sambutannya menyampaikan bahwa, Dalam pelaksanaan kontrak setiap proses dapat berjalan secara Efektif, Efesiensi, Transparan,dan Akuntabel dan mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, jadikan forum ini sebagai sarana untuk berdiskusi, berbagai pengalaman, serta mencari solusi atas berbagai permasalahan yang selama ini dihadapi dalam pelaksanaan kontrak di masing-masing perangkat Daerah.

Tri Hariadi berharap pengelolaan kontak pemerintah tidak hanya berorientasi pada kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga mengedepankan manajemen risiko sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang baik.
Dengan kemampuan mitigasi risiko yang semakin Baik, kita dapat Meminimalkan potensi permasalahan, meningkatkan kualitas hasil pembangunan, serta memeberikan layanan publik yang semakin optimal kepada masyarakat. ” Ujar Tri Hariadi
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), Trihadi Setyowati, ST, MT , menjelaskan bahwa bimtek ini maksud dan tujuan,untuk pemerintah memiliki peran yang sangat vital dalam mendukung pembangunan daerah dan pelayanan publik namun dalam tahap proses pelaksanaan kontraknya sebagai dihadapkan pada dinamika dan potensi risiko .
berdasarkan evaluasi dan catatan dari lembaga yang berwenang tantangan terbesar para pelaku pengadaan seringkali terjadi pada fase pelaksanaan kontrak ini.
oleh karena itu kegiatan Bimtek ini diselenggarakan dengan tujuan untuk membekali para pelaku pengadaan khususnya ASN Madya pada bagian pengadaan barang / jasa Sekretariat Daerah kabupaten Tulungagung dan pengawas penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah Ahli Muda pada ekspektorat Kabupaten Tulungagung. ” Ungkapnya.
Saifuddin zuhri,S, Si. MM, selaku Narasumber pejabat fungsional pengelola pengadaan Barang/jasa kabupaten Tulungagung “Materi yang diberikan meliputi ,Tujuan Mitigasi Risiko Kontrak, Apa itu mitigasi kontrak, identifikasi risiko kontrak, Siklus Pengelolaan Risiko Kontrak, Siklus siklus resiko kontrak, Faktor Penyebab Resiko Kontrak, hingga sanksi administratif dan denda keterlambatan sesuai dengan Perpres 12 Tahun 2021 Peraturan LKPP tentang pedoman pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah melalui penyedia” jelasnya.
Lebih lanjut, beliau berharap melalui kegiatan ini, pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Tulungagung dapat berjalan lebih tertib, transparan, tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran. Sehingga dapat memberikan dampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Para peserta tampak antusias mengikuti pemaparan dari narasumber yang merupakan ahli di bidang pengadaan barang dan jasa. Dalam sesi diskusi, banyak pertanyaan terkait kendala di lapangan yang langsung dijawab dan dicarikan solusinya.
Dengan adanya Bimtek Mitigasi Risiko ini, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk terus mendorong profesionalisme aparatur dalam tata kelola pengadaan barang dan jasa demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Reporter: harto suksesi



