Beranda Headline

Puskesmas Bareng Perkuat Transformasi Posyandu 6 Bidang SPM, Posyandu Jeruk Kuwik Diproyeksikan Jadi Best Practice di Kecamatan Bareng

“Tim Pembina Posyandu Kabupaten Jombang, DPMD, Dinas Kesehatan, Puskesmas Bareng, Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Bareng, serta kader Posyandu Jeruk Kuwik berfoto bersama usai pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan monitoring Posyandu 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Desa Bareng, Kecamatan Bareng.

JOMBANG, Suksesinasional.com – Komitmen memperkuat pelayanan dasar yang terintegrasi terus diwujudkan melalui transformasi Posyandu 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM). Salah satu langkah nyata dilakukan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan monitoring pelaksanaan Posyandu 6 Bidang SPM yang diselenggarakan di Posyandu Jeruk Kuwik, Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan implementasi transformasi Posyandu berjalan sesuai arah kebijakan pemerintah, yakni menjadikan Posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat yang tidak lagi terbatas pada layanan kesehatan, tetapi juga mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), meliputi kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum (PU), ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas), serta perumahan rakyat.

Bimbingan teknis diikuti oleh 13 kader Posyandu Jeruk Kuwik bersama unsur lintas sektor yang selama ini menjadi mitra dalam penyelenggaraan pelayanan masyarakat di tingkat desa.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jombang, Nuning Fitriana, S.E., M.Si, bersama Dedy Ardianto, S.IP. Dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang hadir Sulistiyani, SKM., M.Kes dan Retno Trihastuti, SKM. Sementara dari Tim Pembina Posyandu Kabupaten Jombang hadir Nur Kamalia, SKM., M.Si dan Shanti Wurdiana Ramadhani, S.Pd., M.Pd.

Kegiatan juga mendapat dukungan penuh dari unsur kewilayahan yang dihadiri Tinung Farida, A.Md.Farm, selaku Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Bareng sekaligus istri Camat Bareng, bersama jajaran lintas sektor serta Pemerintah Desa Bareng.

Dari Puskesmas Bareng, kegiatan ini dihadiri Iza Tri Rohmawati, SST selaku Kepala Tata Usaha dan Kepegawaian, Orin Annahriyah Syukria, S.KM sebagai tenaga Promosi Kesehatan (Promkes), serta Wivi Setyaningrum, A.Md.Keb selaku Bidan Desa Bareng. Kehadiran tim Puskesmas Bareng menjadi bagian penting dalam memastikan transformasi Posyandu berjalan optimal, khususnya pada aspek pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Puskesmas Bareng memegang peran strategis sebagai pembina teknis bidang kesehatan. Melalui pendampingan langsung kepada kader Posyandu, tim Puskesmas memberikan pembinaan agar pelayanan kesehatan tidak hanya memenuhi standar pelayanan, tetapi juga terus mengalami peningkatan mutu seiring dengan transformasi Posyandu 6 Bidang SPM.

Pendampingan difokuskan pada penguatan fungsi promotif dan preventif melalui peningkatan kapasitas kader dalam memberikan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat. Berdasarkan hasil monitoring, pelaksanaan pelayanan kesehatan di Posyandu Jeruk Kuwik dinilai telah berjalan dengan baik. Namun demikian, kader masih didorong untuk lebih aktif menyampaikan edukasi kesehatan kepada masyarakat sehingga Posyandu tidak hanya menjadi tempat memperoleh layanan kesehatan, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran masyarakat mengenai perilaku hidup bersih dan sehat.

Baca Juga :  Polres Bondowoso Temukan Pendaki Gunung Ijen Dalam Kondisi Selamat
“Tim Pembina Posyandu Kabupaten bersama Puskesmas Bareng melakukan monitoring dan pembinaan pelaksanaan Posyandu 6 Bidang SPM di Posyandu Jeruk Kuwik, Desa Bareng, yang diproyeksikan menjadi best practice pengelolaan Posyandu di Kecamatan Bareng.”

Selain aspek pelayanan kesehatan, tim monitoring juga memberikan perhatian terhadap tata kelola administrasi Posyandu. Secara umum sistem pencatatan di Posyandu Jeruk Kuwik telah berjalan dengan baik dan memiliki format administrasi yang cukup lengkap. Meski demikian, masih diperlukan penyempurnaan agar pencatatan semakin tertib, sistematis, dan akuntabel sebagai dasar evaluasi maupun pengambilan kebijakan.

Perwakilan DPMD Kabupaten Jombang, Nuning Fitriana, S.E., M.Si, memberikan apresiasi terhadap kesiapan Posyandu Jeruk Kuwik. Berdasarkan hasil monitoring di sejumlah Posyandu yang telah dikunjungi sepanjang tahun 2026, Posyandu Jeruk Kuwik dinilai sebagai salah satu Posyandu 6 Bidang SPM yang paling tertata di Kabupaten Jombang.

Penilaian tersebut didasarkan pada tersedianya format pencatatan pelayanan yang jelas, administrasi yang rapi, serta telah berjalannya mekanisme penampungan aspirasi masyarakat terhadap berbagai layanan dasar. Dalam pelaksanaannya, Posyandu Jeruk Kuwik bahkan telah menerima dan mencatat sejumlah aduan masyarakat, di antaranya terkait bidang pekerjaan umum (PU) dan pelayanan sosial, yang selanjutnya dapat diteruskan kepada perangkat daerah sesuai kewenangannya.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa transformasi Posyandu mulai berjalan sesuai harapan, yakni tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi berkembang menjadi pusat pelayanan publik terpadu yang mampu menghubungkan kebutuhan masyarakat dengan berbagai sektor pelayanan pemerintah.

Melihat kesiapan tersebut, Posyandu Jeruk Kuwik diproyeksikan menjadi best practice atau contoh praktik terbaik bagi pengembangan Posyandu 6 Bidang SPM di wilayah Kecamatan Bareng. Pengalaman dan tata kelola yang telah diterapkan diharapkan dapat menjadi referensi bagi Posyandu lain dalam membangun pelayanan yang lebih terpadu, tertib administrasi, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Puskesmas Bareng kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas kader, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, serta membangun sinergi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, DPMD Kabupaten Jombang, Tim Pembina Posyandu Kabupaten, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu mewujudkan Posyandu sebagai pusat pelayanan dasar yang profesional, terintegrasi, dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat.(lil)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini