
JOMBANG,Suksesinasional.com – Satu lagi talenta muda Kabupaten Jombang berhasil menunjukkan prestasinya di kancah olahraga. Nayla Putri Amelia, siswi kelas VII-C SMP Negeri 2 Tembelang, sukses meraih Juara 1 dan medali emas kategori Tanding Pra Remaja dalam Referee Jury Championship 2026 di Malang.
Prestasi tersebut menjadi catatan membanggakan bagi sekolah. Di usia yang masih sangat muda, Nayla mampu menunjukkan mental bertanding dan kemampuan yang membuatnya keluar sebagai yang terbaik dalam ajang pencak silat yang memperebutkan Piala Kemenpora RI tersebut.
Keberhasilan Nayla tidak datang secara instan. Di balik medali emas yang diraihnya, terdapat proses latihan dan pembinaan yang terus dilakukan secara konsisten. Dukungan pelatih, orang tua, serta sekolah menjadi bagian penting dalam perjalanan prestasi pelajar tersebut.
Kepala SMPN 2 Tembelang, Moch. Shoki, menilai perkembangan Nayla menunjukkan kemajuan yang semakin positif. Pembinaan yang dilakukan pelatihnya, Putri, dinilai mampu mengasah kemampuan Nayla dari waktu ke waktu.
“Nayla itu semakin dibina semakin baik oleh pelatihnya, Putri. Pembinaannya semakin lama semakin baik. Dari orang tua juga sangat mendukung kegiatan ekstranya Nayla,” ujar Moch. Shoki.
Menurutnya, dukungan keluarga menjadi modal penting bagi seorang anak untuk berkembang. Hal serupa juga diberikan pihak sekolah dengan membuka ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan prestasinya melalui kegiatan ekstrakurikuler.

Sekolah, lanjut Moch. Shoki, siap memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan positif yang diikuti siswa. Selama kegiatan tersebut sesuai dengan koridor olahraga anak, mendapatkan pendampingan, serta diarahkan melalui proses pembinaan yang baik.
“Dari sekolah insyaallah apa pun yang diminta anak-anak, selama masih dalam koridor olahraga untuk anak, ada pendamping dan pembinaan, sekolah 100 persen mendukung,” tegasnya.
Namun, raihan emas tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi Nayla untuk berhenti berkembang. Moch. Shoki justru meminta anak didiknya tetap rendah hati dan menjadikan kemenangan di Malang sebagai pijakan untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
“Kami berharap Nayla tidak terlalu berbangga diri. Perjalanannya tidak hanya kemarin di Malang. Perjalanannya akan semakin panjang dan semakin berat,” katanya.
Ia optimistis Nayla memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Selain mempunyai kelenturan tubuh yang mendukung dalam pencak silat, Nayla juga memiliki kedisiplinan dan aktif mengikuti sejumlah olahraga lainnya.
“Saya yakin anak ini dengan kelenturan tubuh dan kedisiplinannya akan terus berkembang. Tidak hanya pencak silat yang diikuti, beberapa olahraga juga diikuti. Anak ini akan berkembang dan menghasilkan prestasi terbaik,” ungkapnya.
Bagi SMPN 2 Tembelang, medali emas yang dibawa pulang Nayla bukan sekadar sebuah gelar juara. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan yang konsisten, dukungan orang tua, pelatih, dan sekolah dapat membuka jalan bagi lahirnya atlet-atlet muda berprestasi dari Jombang.
Dan bagi Nayla, emas di Malang bukanlah garis akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk menaklukkan tantangan yang lebih besar.(lil)




