Beranda Headline

Antisipasi COVID -19, Bupati Ahmad Fauzi Imbau Warga Sumenep Tak Bepergian Keluar Kota

Suksesi Nasional Sumenep.- Untuk mengantisipasi penyebar luasan adanya COVID – 19 varian baru atau virus SARS -CoV -2 strain B117 yang dikenal ganas dan mematikan serta daya tingkat penyebar luasan sangat cepat dengan tampa adanya gejala terdeteksi diwilayah Kabupaten Bangkalan sehingga menyebabkan banyaknya yang terpapar serta korban jiwa meninggal berjatuhan dibeberapa daerah wilayah Kabupaten Bangkalan khususnya Arosbaya dan Klampis.

Tentu hal ini membuat kabupaten – kabupaten di area pelataran Pulau Madura seperti Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan serta Kabupaten ujung timur pulau Madura yaitu Kabupaten Sumenep yang dikenal dengan Kota Keris melakukan berbagai tindakan serta himbauan terhadap seluruh warga masyarakatnya untuk lebih waspada didalam melakukan aktifitas sehari – hari.

Dalam hal ini orang nomer satu dikabupaten Sumenep Bupati Achmad Fauzi menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Sumenep untuk tidak melakukan perjalanan keluar kota apabila bila tidak terlalu Emergency/darurat.

Akan tetapi apabila memang mendesak untuk melakukan perjalanan keluar kota harus dilakukan tes Swab antigen dulu ditempat-tempat yang sudah tersedia didaerah yang telah ditentukan oleh pemerintah daerah Kabupaten Sumenep.

Pengendalian dan kewaspadaan dari tiap – tiap daerah seluruh kabupaten yang ada di pulau Madura sama-sama melakukan tindakan serupa demi untuk mengantisipasi adanya penyebar luasan adanya varian Covid – 19 yang baru,terlebih di daerah Kabupaten Bangkalan yang dilakukan pada tempat – tempat yang menjadi akses keluar dan masuknya warga masyarakat luar seperti di Daerah Area jalan Tol Suramadu serta di daerah Jalur Laut Kapal Penyebarangan -Kamal.

Baca Juga :  Potensi Peternakan Lamongan Terus Dipacu untuk Jadi Unggulan

Himbauan Achmad Fauzi ini atas dasar rasa kepedulian yang tinggi dan sayang pada seluruh masyarakat Sumenep agar supaya tidak terinfeksi vovid-19, demi keselamatan dirinya sendiri serta seluruh keluarga dirumah.”ungkapnya.

Berkaca pada kejadian pada saat lalu ada 2 warga Sumenep yang hendak menuju ke Subaya sesampai di Suramadu di Swab oleh paramedis/ petugas dan hasilnya dinyatakan positif sehingga pada ahirnya diobservasi dilakukan penjembutan dari petugas satgas covid -19 dari kabupaten Sumenep untuk mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Sumenep,” imbunya.

Juga setelah melakukan berpergian dari luar kota  ketika kembali pulang akan dilakukan tes swab lagi pada pos-pos penjagaan yang telah disiagakan ditiap perbatasan kabupaten sumenep sebab ketika saat melakukan bepergian keluar kota terlebih pada area zona merah sangat beresiko dapat terinfeksi / terpapar adanya virus corona.”tutup Achmad Fauzi
(Duk/Ang).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini