
Suksesi Nasional.com, Ngawi – Masyarakat Desa tirak serukan penolakan terhadap pelaksanaan ujian perangkat desa yang di gelar pada 26 September 2025 kemarin, bawasannya proses cacat hukum

Salah satu masyarakat juga tokoh masyarakat yang protes mengatakan bahwa kami berkumpul di pendopo kantor desa hari ini menolak hasil ujian perangkat

” Beberapa kali kami sudah melakukan protes, bahkan saat ujian kemarin kita sudah menyerukan protes bahwa pelaksanaan dan proses pengisian perangkat desa tirak ini cacat hukum, bawasannya ada salah satu peserta yang masih bersangkutan hukum” jelasnya Momon sapaan akrapnya

” Kami hanya minta keadilan, kejujuran dan transparan, kami selaku masyarakat jangan di bodohi , kami melakukan ini bukan untuk memberontak melainkan ingin desa kami lebih maju. Dengan adanya protes kami pihak dari panitia dan pemdes pengen memberhentikan aksi kami, namun niat dan gagasan kami tetap akan melangkah” jelasnya

Protes warga ini yang di namakan aliansi masyarakat ini tetap bersatu dan kompak mencari keadilan, kami sengaja meminta kuasa hukum untuk membantu kami berjuang. Semua ini kami lakukan untuk keadilan dan kebaikan desa kami, ” pungkasnya Momon
Aksi seruan rakyat bahkan menulis keluhan yang di pajang di sepanjang jalan hingga lingkungan kantor desa. Berharap masyarakat mendapatkan keadilan dan menolak pelaksanaan pengisian perangkat yang cacat hukum (mar)





