Beranda Headline

Dandim 0809 Kediri Hadiri Peresmian KDMP Wonorejo Ngadiluwih 

 

 

Kediri Suksesi Nasional com.- Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Wonorejo, Kecamatan Ngadiluwih, mencetak sejarah sebagai koperasi pertama yang mencapai 100 persen pencapaian di Kabupaten Kediri.

 

Peresmian tersebut langsung dimeriahkan dengan ucapan syukur dan berbuka puasa bersama di hari pertama Ramadan 1447 Hijriah — momen yang penuh makna spiritual dan ekonomi.

 

Acara tersebut dihadiri oleh Letnan Kolonel Inf. Dhavid Nur Hadiansyah dari Dandim 0809 Kediri, Kepala Desa HM Muhammad Anas, tokoh masyarakat, dan perwakilan LSM. Penggalangan dana dan pemotongan tumpeng menjadi simbol bahwa koperasi ini bukan hanya bangunan, tetapi harapan baru bagi kesejahteraan desa.

 

Dandim dari Kodim 0809 Kediri menegaskan bahwa pendirian koperasi di awal Ramadan merupakan pertanda baik bagi masa depan ekonomi masyarakat.

 

“Ini bukan hanya peresmian gedung, tetapi juga awal kebangkitan ekonomi masyarakat. Semoga ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya (Kamis, 19/02/2026).

 

Kepala Desa Wonorejo, HM Muhammad Anas, menilai bahwa keberhasilan pembangunan ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serta jajaran Tentara Nasional Indonesia yang turut mengawasi proses hingga selesai sepenuhnya.

Baca Juga :  Rintis Desa Bebas Narkoba, Polres Tulungagung Kedepankan Program Pencegahan Dini 

 

Menurutnya, tantangan selanjutnya bukan lagi pembangunan fisik, tetapi memastikan koperasi benar-benar hidup dan memberikan dampak.

 

“Target kita jelas, ekonomi masyarakat meningkat. Tetapi kuncinya adalah partisipasi masyarakat sebagai anggota,” ujarnya.

 

KDMP Wonorejo dirancang sebagai pusat ekonomi desa berbasis UMKM: penguatan modal, distribusi, dan pemasaran produk lokal. Statusnya sebagai koperasi pertama yang selesai sepenuhnya menjadikannya proyeksi sebagai contoh bagi desa-desa lain di Kediri.

 

 

Perwakilan LSM, Supriyo, bahkan menyebutkan kemajuan pembangunan koperasi ini sebagai inspirasi bagi daerah perkotaan.

 

“Ini bukan proyek biasa. Ini adalah proyek swakelola yang padat karya dan dapat menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya.

 

Tasyakuran ini menandai fase baru: fase operasional. Ujian sesungguhnya dimulai sekarang, apakah KDKMP mampu menjadi mesin ekonomi desa atau hanya simbol program.

 

Dengan dukungan pemerintah desa, TNI, LSM, dan warga, KDKMP Wonorejo kini berada di garis start untuk membuktikan bahwa kekuatan ekonomi dapat lahir dari desa.( P. Doeri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini