Ngawi, Suksesi Nasional.com – Tingkat kesadaran masyarakat pada umumnya masih kurang, Dalam kehidupan sehari-hari masih banyak mementingkan diri sendiri tidak peduli orang lain, Seperti halnya video-video yang saat ini viral , Usaha Dagang(UD) Hari Mulya perbaiki jalan rusak di wilayah kecamatan kwadungan., Pemilik UD Hari Mulya juga selaku kepala desa simo mengatakan tingkat kesadaran masyarakat masih 50% ,seperti dirinya sekeluarga.
Saya contohkan dari diri saya sendiri yang terkadang belum sempurna ,kata Hariyanto selaku pemilik UD Hari Mulya,pernah saya menerapkan buang sampah pada tempatnya namun masih banyak yang membuang tidak di tempatnya.

Dari beberapa hal dan kecadian dalam kehidupan sehari-hari, saya menghimbau dan mengajak masyarakat Simo,kec Kwadungan untuk meningkatkan kesadarannya dalam hal apapun.
Hariyanto menceritakan ungkapan sang istri, Sri Mulyani saat jalan-jalan ke kota madiun. saat berjalan menuju Madiun melewati jalan yang rusak dan dapat membahayakan pengguna jalan, sang Istri meminta agar perbaiki jalan ini .
” Awalnya Istri saya saat jalan-jalan melihat jalan yang rusak merasa tergugah, bukan karena kita mencari sebuah pencitraan ataupun pijian orang lain, ini merupakan panggilan hati nurani, mengingat itu juga wilayah Kwadungan dan sering di liwati oleh kendaraan banyak juga armada dari UD Hari Mulya, dengan pertimbangan saya dan istri meminta pada karyawan agar mengirim material untuk perbaiki jalan tersebut ” katanya saat di konfirmasi di kantornya.
Pihaknya juga mengatakan saat ngobrol sama ibu Sri Mulyani, yang mengatakan andai saja masyarakat memiliki tingkat kesadaran dalam lingkungan dan kehidupan sehari-hari,mungkin alangkah indahnya kehidupan, mendengar dan memahami ungkapan sang istri kepala desa Simo tergugah hatinya ,mengajak masyarakat agar perduli dan meningkatkan kesadarannya.
Masih menurut Hari Pemilik UD Hari Mulya , menerapkan kepada karyawan dan perangkat desanya agar memiliki rasa peduli lingkungan dan kesadaran dalam kehidupan” Alloh sudah memberikan kita segalanya untuk bekal di dunia,marilah kita menjaga dan menjalankan perintahnya, kekayaan ,kemiskinan itu hanya sebuah materi, yang paling utama dalam kehidupan rasa syukur kepada Alloh, dan saling perduli pada sesama umat.
Dengan kita tanam rasa kesadaran,lanjut Kades di kehidupan, insyaallah akan indah pada waktunya, seperti desa ini memiliki niat untuk membangun masjid (tempat ibadah) saya mengharap pada perangkat desa untuk menghimbau pada masyarakat agar memiliki tingkat kesadaran yang tinggi, merasa memiliki masjid itu niscaya Alloh akan mewujudkannya, insyaallah pada tanggal 18 April ini tempat ibadah di desa simo akan di mulai pengerjaannya.
Saya mengajak masyarakat saling bergandeng tangan ,bahu – membahu bergotong royong dan bersama-sama untuk mewujudkannya,kuncinya niat dan tingkat kesadaran.semoga dengan dibangunnya tempat ibadah ini bisa manfaat dan barokah pada kita semua. (rez)



