Suksesi Nasional, LAMONGAN – Menjadi anggota DPRD merupakan suatu kehormatan, karena jabatan tersebut merupakan pilihan langsung dari rakyat yang dilakukan dalam Pemilu (Caleg) dalam tiap 5 tahun sekali.
Bahkan sejumlah nama anggota DPRD tak peduli dari mana asal –usul dan profesinya, yang terpenting adalah amanah dan peduli pada masyarakat. Peduli dalam arti sangat bermanfaat untuk kelangsungan hidup ditengah masyarakat baik itu pembangunan, kemajuan, perekonomian, kebaikan lahir dan batin, baik secara umum atau pribadi.
Sebagaimana salah satunya adalah Anggota DPRD Lamongan, Drs,H.Na‘im, M.Ag, pria yang dikenal santun dan berwibawa tersebut sangatlah membuktikan diri dengan tidak melupakan kewajibannya sebagai anggota DPRD Lamongan.
Bahkan meski menjabat sebagai anggota Dewan, dirinya tidak melupakan sebagaimana sebelumnya sebagai seorang pendakwah. Pendek kata pria politikus PPP itu ibaratnya ” Kacang tidak lupa kulitnya.
Prinsip itulah yang dipegang teguh oleh Gus Naim, panggilan akrabnya.
Meski menjadi wakil rakyat, dirinya terus melakukan kesibukan disela-sela tugasnya sebagai anggota DPRD Lamongan, dengan melakukan kegiatan dilembaga pendidikannya, yaitu Ponpes Darul Ulum, Ds Wudi, Kec.Sambeng, Kab Lamongan.
Yang patut diacungi jempol adalah sebagai penyampaian aspirasi masyarakat, dirinya juga sebagai pengasuh Ponpes Darul Ulum.
Disamping menjalankan sebagai politisi, Gus Naim juga rela menginfaqkan tenaga ,fikiran untuk mengabdi pada masyarakat luas.
” Ya namanya manusia, setidaknya bagaimana manusia yang baik adalah yang bermanfaat bagi sesama, ” kata Gus Naim, pada Suksesi Nasional, Selasa (30/07/2024).
“Selain menjalankan amanat sebagai politisi, kami aktif da’wah pada ummat secara aktif dan juga istiqomah. Tujuannya adalah membina para santri santri dan sekaligus memberikan siraman rohani dengan mengisi pengajian secara umum pada masyarakat yang membutuhkan, ” kata anggota pengasuh Ponpes Darul Ulum, usai menjalankan aktifitasnya.
Sebagaimana diketahui Gus Naim yang sekaligus pengasuh Ponpes Darul Ulum yang didirikan pada tahun 2017. Seiring waktu Ponpes tersebut ratusan santri sudah bermukim dan menimba ilmu di Ponpes Darul Ulum.
Selain santri dari sekitar lokasi, juga berasal dari luar Lamongan, diantaranya dari Jombang, Tuban, Lumajang dan dan beberapa daerah yang lain.
Gus Naim mengatakan, dalam pesantren Darul Ulum mengelola pendidikan formal mulai PAUD sampai Alyah ,dan non formal TPQ, Diniyah, bimbingan bahasa inggris, dan Tahfidz Qur’an.
“Kami berharap pesantren ini terus berkembang, dan mencetak generasi mudah yang berakhlaqulkarimah, generasi muda yang berguna dan berbakti, pada bangsa, negara, dan aorangtua, serta agama Islam, ” tandas Gus Naim.
Selain itu sosok Gus Naim sebagai anggota DPRD sangat aktif dalam menjalankan tugas. Anggota Komisi A DPRD Lamongan tersebut juga sering mewakili Dewan, untuk menemui masyarakat (Pendemo) yang menyampaikan aspirasinya. (rul)





