
Suksesi nasional.com – Nguri – Nguri tradisi peninggalan nenek moyang yang masih di lestarikan oleh masyarakat Jawa yakni sedekah bumi atau yang disebut bersih desa
Tradisi peninggalan leluhur kuno ini wajib dilestarikan oleh masyarakat sekarang, bersih desa merupakan nguri – nguri adat istiadat dan melestarikan seni budaya Tari lengen Bekso yang selalu menjadi ciri khas saat bersih desa
Seperti halnya yang dilakukan oleh masyarakat desa Mrahu, Dimana masyarakat berkumpul di punden di yakini petilasan yang masih terwujud dari nenek moyang dahulu
Kepala desa Mrahu Bapak Puryanto, S.T.bersama perangkat dan masyarakat membawa ambeng di bawa ke punden, Bentuk wujud syukur kepada Allah SWT atas segala limpahan Riski dari hasil panen 
Ambeng atau tumpeng dari hasil panen ini sebagai wujud syukur dan jadikan sedekah untuk bumi yang sudah bisa menghasilkan panen, juga sebagai ritual tolak balak dari pagebluk
Kades Mrahu mengatakan marilah sejenak tundukan kepala untuk berdoa dan Mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen, dan di berikan kesehatan, kesejahteraan, juga mendoakan para pahlawan yang telah memperjuangkan yang babat alas (cikal bakal desa/Perdanyangan), saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh masyarakat yang masih melestarikan tradisi ini setiap tahunnya ” pungkasnya
Tradisi bersih desa yang di laksanakan Desa Mrahu identik dengan tari tayub dan tabur burit (nyekar) di petilasan yang berada di punden (the)




