Beranda Kediri Raya

Peroleh Rating 4.9, MPP Kota Kediri Duduki Peringkat Pertama Se-Jawa Versi Google Review

Suksesi Nasional, Kediri – Reputasi Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Kediri kian menguat di mata masyarakat. Dengan rating 4,9 dari 396 ulasan Google Review, MPP Kota Kediri menempati peringkat pertama untuk kategori MPP se-Jawa, mengungguli sejumlah daerah besar seperti Kota Surabaya dan Kabupaten Kediri yang berada di posisi berikutnya.

Capaian ini menempatkan Kota Kediri sebagai salah satu daerah dengan pelayanan publik paling dipercaya oleh warganya, meski jumlah instansi pelayanan yang tersedia masih relatif lebih sedikit dibanding kota-kota besar lainnya.

Persepsi positif masyarakat terhadap layanan MPP Kota Kediri tersebut makin menonjol karena MPP Kota Surabaya yang lebih besar dan memiliki layanan lebih banyak justru berada di bawahnya. Hal ini menegaskan bahwa kepuasan dan pengalaman pengguna menjadi kekuatan utama MPP Kota Kediri, bukan sekadar jumlah layanan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Hery Purnomo, saat memberikan arahan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pemantauan dan Evaluasi MPP menyampaikan bahwa capaian reputasi tersebut harus menjadi modal sekaligus motivasi untuk semakin meningkatkan kualitas pelayanan.

“MPP hadir dengan tujuan besar: menghadirkan pelayanan cepat, mudah, nyaman, dan aman. Reputasi baik yang kita peroleh adalah cermin kerja keras, tetapi juga pengingat bahwa masih ada banyak hal yang perlu kita benahi,” Senin (8/12).

MPP Kota Kediri masih menghadapi sejumlah tantangan serius. Mulai dari kedisiplinan sebagian petugas yang belum konsisten, keterbatasan ruang pelayanan, sarana pendukung yang masih perlu ditingkatkan, hingga komitmen UPP yang belum merata.
Adapun Jumlah Unit Penyelenggara Pelayanan (UPP) di Kota Kediri baru mencapai 13 (jumlah yang terendah di Jawa) sementara beberapa daerah sudah memiliki lebih dari 25 UPP. Perlu kita tingkatkan agar dalam waktu dekat jumlah UPP dapat bertambah menjadi minimal 25, tegas Hery.

Baca Juga :  Jujung Net Kediri Hadiri Employee Gathering - 2023 di Kota Batu Malang

Hery menyebut, sejumlah instansi seperti BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, BPOM, BNN, dan KPP Pratama siap bergabung.

Sementara, Evaluasi KemenPAN-RB tahun 2024 menunjukkan skor 76,33 menjadi pengingat bahwa proses peningkatan tidak boleh berhenti. Maka perlunya pembenahan komprehensif yang meliputi kompetensi pegawai, digitalisasi layanan, penguatan pengelolaan keuangan, serta penyempurnaan proses internal.
Dengan total 16.070 pengguna MPP sepanjang Januari–November 2025, evaluasi terhadap pengalaman pengguna menjadi semakin penting.

“Meskipun mayoritas ulasan sangat positif, tetap ada beberapa penilaian rendah yang harus kita cari akar masalahnya,” tegas Hery.

Kepala DPMPTSP sekaligus Koordinator Penyelenggaraan MPP Kota Kediri, Edi Darmasto, memaparkan bahwa reputasi tinggi tersebut tidak terlepas dari kemudahan layanan yang terintegrasi di satu lokasi.

Berlokasi di lantai 2 Doho Plaza, MPP Kota Kediri menyediakan 96 layanan dari 12 instansi, mulai dari administrasi kependudukan, perizinan, imigrasi, kepolisian, pertanahan, hingga layanan pengadilan dan kejaksaan. Bank Jatim melengkapi layanan melalui fasilitas pembayaran PBB, PDAM, PLN, Telkom, BPJS, pajak restoran, hingga transaksi perbankan.

“Dari 16.070 pengunjung yang tercatat sepanjang 2025, layanan Dispendukcapil menjadi yang paling banyak diakses dengan 7.376 pengguna, diikuti DPMPTSP sebanyak 3.994 pengguna. Hasil Survei Kepuasan Masyarakat dengan 99,68% responden memberikan bintang lima juga selaras dengan rating Google Review yang sangat tinggi,” terang Edy.

Reputasi baik tersebut akan dijaga dengan langkah-langkah peningkatan berkelanjutan. Di antaranya penguatan SDM, monitoring dan evaluasi berkala, penataan ulang ruang layanan, perbaikan alur pelayanan, serta percepatan digitalisasi layanan termasuk survei online.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Raden Roro Theresia Tri Widorini dan sejumlah perwakilan instansi peserta pelayanan MPP Kota Kediri.
(Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri/sid).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini