Suksesinasional.com Jombang,-Meski perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 RSUD Ploso telah berlalu pada 22 Desember 2025, semangat berbagi dan kepedulian sosial rumah sakit tersebut justru kian terasa di awal tahun 2026. Melalui kolaborasi bersama Smile Train, RSUD Ploso menggelar bakti sosial operasi bibir sumbing dan celah langit-langit pada Sabtu, 10 Januari 2026, sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.
Bertempat di Instalasi Bedah Sentral (IBS) Lantai 2 RSUD Ploso, kegiatan ini menghadirkan harapan baru bagi para pasien dari berbagai daerah. Tidak hanya warga Jombang, sejumlah peserta datang dari Mojokerto, Tuban, Malang hingga Madiun, menunjukkan tingginya kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan yang diberikan RSUD Ploso.
Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan operasi bibir sumbing tercermin dari antusiasme peserta yang mendaftar. Sehari sebelum pelaksanaan operasi, yakni pada Jumat, 9 Januari 2026, tim medis gabungan RSUD Ploso dan Smile Train melakukan proses skrining kesehatan secara menyeluruh. Skrining ini meliputi pemeriksaan kondisi umum pasien, kesiapan fisik untuk menjalani pembedahan, serta penilaian risiko medis.
Dari hasil skrining tersebut, sebanyak 15 pasien dinyatakan layak dan aman untuk menjalani tindakan operasi.
Menariknya, peserta kegiatan tidak hanya berasal dari wilayah Kabupaten Jombang. Sejumlah pasien datang dari berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Mojokerto, Tuban, Malang, hingga Madiun. Hal ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan RSUD Ploso yang kian dikenal luas.
Rentang usia pasien pun sangat variatif, mulai dari bayi berusia tiga bulan hingga pasien dewasa berusia 35 tahun, mencerminkan bahwa bibir sumbing dan celah langit-langit dapat ditangani di berbagai fase usia dengan pendekatan medis yang tepat.
Proses operasi dilakukan oleh tim dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetik dari Smile Train yang dipimpin oleh dr. Yantoko, Sp. BP-RE. Selama pelaksanaan, tim Smile Train bersinergi dengan dokter anestesi, perawat bedah, serta tenaga medis dan nonmedis RSUD Ploso. Kolaborasi lintas tim ini memastikan setiap tindakan dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur dan prinsip keselamatan pasien yang ketat.
Direktur RSUD Ploso, dr. Muhammad Vidya Buana, MH, menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bagian integral dari rangkaian HUT ke-14 RSUD Ploso, yang sengaja dirancang agar memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Kegiatan hari ini merupakan salah satu agenda penting dalam rangkaian HUT ke-14 RSUD Ploso yang puncaknya telah kita peringati pada bulan Desember lalu. Kami ingin semangat ‘14 Tahun RSUD Ploso’ tidak berhenti pada seremoni dan perayaan simbolis semata, melainkan benar-benar diwujudkan dalam bentuk pelayanan nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Terima kasih kepada tim dr. Yantoko dan Smile Train atas kolaborasi dan dedikasinya dalam membantu kami menghadirkan senyum baru bagi anak-anak dan pasien yang membutuhkan,” ungkap dr. Muhammad Vidya Buana, MH.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa operasi bibir sumbing dan celah langit-langit memiliki dampak jangka panjang yang sangat signifikan, terutama bagi tumbuh kembang anak. Selain membantu memperbaiki fungsi bicara dan makan, tindakan ini juga berperan besar dalam membangun rasa percaya diri pasien serta mengurangi stigma sosial yang kerap dialami penderita bibir sumbing.
Senada dengan hal tersebut, kerja sama RSUD Ploso dengan Smile Train dinilai sebagai bentuk sinergi strategis antara fasilitas kesehatan daerah dan lembaga internasional yang memiliki fokus pada penanganan bibir sumbing. Melalui kolaborasi ini, RSUD Ploso tidak hanya meningkatkan kapasitas pelayanan medis, tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan layanan operasi yang berkualitas.
Melalui terselenggaranya bakti sosial ini, RSUD Ploso berharap dapat memberikan harapan baru bagi para pasien dan keluarganya, sekaligus memperkuat komitmen rumah sakit sebagai institusi pelayanan publik yang humanis dan berkeadilan. Setiap senyum yang kembali terukir menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan sejatinya tidak hanya tentang penyembuhan fisik, tetapi juga tentang memulihkan martabat dan kualitas hidup manusia.
Dengan catatan manis dari kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing ini, RSUD Ploso menutup rangkaian peringatan HUT ke-14 dengan penuh makna. Rumah sakit ini kian meneguhkan posisinya sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di wilayah utara Jombang, yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga konsisten menghadirkan nilai-nilai kepedulian sosial dalam setiap langkah pengabdiannya.





