Beranda Headline

Polres Magetan Gelar Rakor Lintas Sektoral, Matangkan Kesiapan Operasi Ketupat Semeru 2026

 

 

Magetan, Suksesi Nasional.com – Dalam rangka mempersiapkan pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 H, Polres Magetan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Semeru 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 10 Maret 2026 bertempat di Aula Pesat Gatra Polres Magetan.

 

Rakor dipimpin langsung oleh Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M.dan dihadiri oleh sejumlah pejabat dari unsur Forkopimda serta instansi lintas sektoral. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bpk. Yok Sujarwadi, S.STP., M.Si. (staf ahli) yang mewakili Bupati Magetan, Kasdim 0804/Magetan Mayor Inf Tomy Fedi Anugrahan, S.E. mewakili Komandan Kodim 0804/Magetan, Kapten CPM Setyo Boedi Utomo selaku Komandan Subdenpom V/1-5 Magetan, serta kapten Pom Herianto yang mewakili Komandan Satpom Lanud Iswahjudi. Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh perwakilan dinas instansi lintas sektoral, paguyuban pengusaha wisata, serta mitra kamtibmas lainnya.

 

Rapat koordinasi ini dilaksanakan untuk mensinergikan serta mematangkan kesiapan seluruh instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magetan** dalam menghadapi pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru Tahun 2026, sehingga pengamanan perayaan Idulfitri dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif.

 

Dalam sambutannya, Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini menjadi forum penting untuk menyatukan persepsi serta memperkuat kolaborasi seluruh pihak dalam menghadapi Operasi Ketupat tahun ini.

 

“Dalam kesempatan rakor hari ini kita akan membahas terkait rencana Operasi Ketupat Tahun 2026. Stabilitas yang sangat kondusif di wilayah Kabupaten Magetan sampai dengan saat ini tidak lepas dari peran kita dan sinergitas seluruh elemen masyarakat,” ujar Kapolres Magetan.

 

Kapolres juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat selama bulan Ramadan hingga perayaan Idulfitri.

 

Baca Juga :  Duh ! Polres Gresik Digeruduk Emak-Emak, Minta Usut Tuntas Korupsi di Desa Tambakrejo

“Acara ini diselenggarakan dalam rangka memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat dalam kegiatan beribadah di bulan Ramadan serta merayakan Hari Raya Idulfitri tahun 2026 dengan rasa aman dan nyaman. Operasi Ketupat 2026 dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, mulai dari 13 Maret hingga 25 Maret 2026,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, Kapolres juga mengingatkan bahwa pada tahun ini perayaan Idulfitri bertepatan dengan **Hari Raya Nyepi umat Hindu**, sehingga diperlukan sikap toleransi dan saling menghormati antar umat beragama.

 

Selain itu, Kapolres juga menyampaikan bahwa **tema resmi mudik tahun 2026 yang diusung oleh pemerintah melalui Korlantas Polri dan Kementerian Perhubungan adalah “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”** Melalui rapat koordinasi ini, Kapolres berharap seluruh pihak dapat memberikan masukan demi kelancaran pengamanan.

 

“Intinya kami mohon kepada seluruh pihak yang hadir pada hari ini untuk memberikan masukan, sehingga dalam pelaksanaan pengamanan Idulfitri tahun 2026 nanti dapat berjalan dengan lancar dan aman,” tambahnya.

 

Sementara itu, Bpk. Yok Sujarwadi, S.STP., M.Si. selaku Staf Ahli Bupati Magetan menyampaikan bahwa masa libur tahun ini diperkirakan cukup panjang sehingga perlu kesiapan bersama dari seluruh pihak.

 

“Musim liburan tahun ini cukup panjang dan diperkirakan hingga tanggal 27 sampai 28 Maret. Oleh karena itu diperlukan kerja sama yang baik dari seluruh pihak yang terlibat agar situasi tetap kondusif,” ungkapnya.

 

Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak tetap waspada terhadap potensi bencana alam, mengingat kondisi cuaca yang belakangan ini sering terjadi hujan disertai angin kencang yang menyebabkan beberapa kejadian bencana di wilayah Magetan.

 

Selain itu, terkait kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri, ia memastikan bahwa ketersediaan bahan pangan masih dalam kondisi aman.

 

“Berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan, masyarakat diharapkan tidak panik karena stok telah men

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini