Beranda Headline

Nuansa Religi, Budaya, dan Tradisi, Mewarnai Sedekah Bumi Ala Warga Kudu

Suksesi Nasional, Lamongan-
Budaya suatu daerah tak lepas dari tradisi nenek moyang kita secara turun temurun. Untuk mengenang tradisi leluhur nan positif biasanya suatu daerah masyarakat menghormati dan menghargai dengan tradisinya, salah satunya dengan cara menggelar sedekah bumi.

Sebagaimana yang dilakukan warga Dusun Kudu, Desa Weduni, Kec Deket, Kab Lamongan, menggelar acara ‘ Sedekah Bumi dan Temu Kangen Alumni ‘, di lapangan Dusun setempat, Minggu (7/11//2021). Sebagaimana diketahui, warga menggelar sedekah bumi tersebut pada setiap tahun sekali, namun sempat tersendat akibat Pandemi Covid-19. Moment ritual sedekah bumi, nyaris seluruh warga merasa rindu akan kebersamaan. Karena itu, setelah virus tersebut beransur sirna dan sudah “lampu hijau”, akhirnya warga menggelar ruwat Sedekah Bumi. Meski demikian warga tetap mematuhi penerapan Protokol Kesehatan (Prokes), secara ketat.
Dalam giat Sedekah Bumi tersebut, warga Kudu memadukan nuansa Religi, budaya dan tradisi. Berbagai rangkaian acara tersebut yakni, diawali dengan khotmil Quran, sehari sebelum acara puncak. Acara puncak tanggal 7 / 11 diawali dengan kirap tumpeng, sekitar pukul 07.00. Tumpeng terbuat dari hasil tanam dan buah – buahan itu diarak menyusuri jalan perkampungan dusun setempat. Menariknya, saat kirap ini, hampir semua warga baik kecil maupun dewasa, lelaki maupun perempuan, terlibat pada acara yang digelar dua tahunan ini. Warga berdandan berbagai macam khas daerah layaknya karnafal Agustus – an. 
Bukan hanya itu, kirap tumpeng juga diramaikan dengan group reog Singo Taruno Joyo dari Windu Karangbinangun. Acara dilanjut dengan istighotsa dan doa bersama serta group sholawat Banjari Al Falah Qudsiyah dari dusun setempat. Acara kian lengkap, karena pada siang hari digelar pagelaran wayang kulit Ki Pringgo Jati dari Sidoarjo. Pada malam hari dilanjut dengan remo dilanjut dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk.
Ketua panitia Abdul Qolik mengungkapkan, acara ini degelar karena keinginan masyarakat. “Masyarakat mendesak agara acara sedekah bumi 2021 digelar. Terlebih, acara ini sempat tersendat sekitar satu tahun akibat pandemi Covid – 19,”  katanya disela kirap tumpeng. 
Camat Deket Samian yang hadir dalam acara menyampaikan salam dari bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang berhalangan hadir. Dia berpesan kepada warga, agar tetap menerapkan prokes. “Kita harus tetap terapkan prokes,” kata camat yang baru 2 bulan bertugas di Kecamatan Deket ini.
Sementara Kades Weduni Yasin juga tidak lupa menyinggung soal Covid – 19. Disampaikan, saat ini sudah sekiat 98 persen warganya sudah melakukan vaksinasi. Ia minta semua warga melakukan vaksin. “Karena vaksin ini sangat penting untuk terbentuknya herd imunuty. Semoga di gelarnya sedekah bumi ini, warga bisa sejahtera, makmur, sehat, dan tetap mendapat pelindungan ALLAH SWT,” pungkasnya.(rul)

Baca Juga :  Rampung 100 persen, 17.619 Sertifikat Program PTSL Masyarakat Modo Diserahkan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini