
Suksesi Nasional.com Magetan – Inovasi batik desa mencakup penggunaan teknologi untuk efisiensi (seperti alat pengering otomatis), pengembangan produk kreatif (seperti hijab,baju batik dan baju gamis dll) dan strategi pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing UMKM. Selain itu, inovasi juga dilakukan melalui pendekatan ramah lingkungan dengan pewarna alami, pelestarian budaya lokal dengan motif khas desa, serta pemberdayaan masyarakat, dalam proses produksi batik.

Seperti halnya batik khas desa jeruk kecamatan Kartoharjo yang di beri nama batik Bonjer merupakan salah satu pruduk unggulan desa
Dengan pengerjaan oleh ibu-ibu yang terlatih dapat menghasilkan kerajinan batik yang baik , elegan, bermotif luar biasa

Kepala desa jeruk Bapak H. Joko Siswanto mengatakan batik Bonjer ini di prakarsai oleh ibu ketua kader PKK desa jeruk
” Inovasi di desa jeruk terutamanya batik Bonjer merupakan batik khas desa ini sudah banyak terjual di kalangan dan wilayah luar kota, dengan motif yang kreatif dan identik dengan buah jeruk merupakan cirikhas batik Bonjer , inovasi ini di prakarsai oleh ibu lurah atau ibu ketua kader PKK desa jeruk, “paparnya
Pihaknya juga mengatakan dengan adanya inovasi ini bisa meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat
” Dengan kegigihan ibu-ibu batik Bonjer ini bisa lahir . Alhamdulillah dengan inovasi batik khas ini UMKM desa bisa berjalan dan perputaran ekonomi masyarakat bisa lancar, batik Bonjer ini sudah mendapatkan beberapa order (pesanan) dari berbagai daerah” pungkasnya
Batik Bonjer ini dapat di pesan melalui aplikasi online di beberapa akun atau silahkan datang di butik bumdes desa jeruk ,kecamatan Kartoharjo,kabupaten Magetan bisa juga hubungi +62 813-9443-8111, bila pengen pesan batik bonjernya(res)




