Trenggalek, Suksesinasional.com – Wakil Bupati Trenggalek Syah Mohamad Natanegara menyerahkan sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk masyarakat Kabupaten Trenggalek, Selasa (26/5/2026).
Penyerahan dilakukan sebagai bagian dari program bantuan hewan kurban Presiden dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Sapi kurban tersebut merupakan milik Mujadi atau Anto, warga Desa Pogalan, Kecamatan Pogalan. Hewan jenis Simmental dengan bobot mencapai 1,037 ton itu terpilih menjadi sapi kurban Presiden RI ke-8 setelah melalui proses seleksi dan pemeriksaan kesehatan.
Rencananya, sapi kurban bantuan Presiden tersebut akan disembelih di Masjid Ngelo, Desa Sukorame, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek pada peringatan Idul Adha 1447 Hijriah Tahun 2026.
Dalam kesempatan itu, Mas Syah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Trenggalek melalui bantuan hewan kurban tersebut.
“Yang pasti pertama-tama kami sampaikan ucapan terima kasih kepada Pak Presiden, kepada Pak H. Prabowo Subianto yang sudah mengamanahkan sapinya untuk dikurbankan di salah satu masjid yang ada di Kabupaten Trenggalek,” ujar Mas Syah.
Wabup muda itu berharap bantuan sapi kurban tersebut dapat membawa keberkahan dan manfaat bagi masyarakat, sekaligus menjadi amal jariyah bagi Presiden Prabowo Subianto.
“Semoga ini membawa berkah manfaat dan menjadi ladang jariyah untuk Pak Presiden, serta membawa manfaat dan kebahagiaan kepada masyarakat di Kabupaten Trenggalek,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perbibitan, Pakan dan Produksi Peternakan Dinas Peternakan Kabupaten Trenggalek, Yoyon Harianto menjelaskan bantuan sapi kurban Presiden merupakan program nasional yang dialokasikan untuk setiap kabupaten di Jawa Timur.
Menurutnya, proses penentuan sapi kurban dilakukan melalui penjaringan ternak terbaik di daerah. Dari dua kandidat sapi berbobot besar di Trenggalek, sapi milik Mujadi terpilih karena memiliki bobot paling tinggi.
“Setelah dilakukan penimbangan, sapi milik Pak Mujadi memiliki berat 1.037 kilogram, sedangkan kandidat lainnya sekitar 900 kilogram. Akhirnya kami usulkan melalui kepala dinas ke Dinas Peternakan Provinsi untuk ditetapkan sebagai bantuan Presiden,” jelasnya.
Pihak Dinas Peternakan juga memastikan sapi tersebut dalam kondisi sehat dan layak menjadi hewan kurban. Pemeriksaan dilakukan langsung oleh tim kesehatan hewan.
Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Kabupaten Trenggalek, drh. Ririn Hari Setiani mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi sapi sangat baik.
“Suhu tubuh normal di angka 38,5 derajat, nafsu makan baik, mata normal, bulu mulus dan tidak ditemukan tanda-tanda penyakit. Sapi ini sehat dan layak menjadi hewan kurban,” ungkapnya.
Penyerahan sapi kurban Presiden tersebut diharapkan dapat mempererat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial masyarakat Trenggalek dalam menyambut Hari Raya Idul Adha.(sn).



