Suksesinasional.com JOMBANG – Komitmen SMP Negeri 1 Peterongan, Kabupaten Jombang, dalam membangun generasi muda yang berprestasi kembali ditegaskan memasuki tahun 2026. Melalui penguatan pembinaan ekstrakurikuler yang terstruktur dan berkelanjutan, sekolah ini optimistis mampu melahirkan lebih banyak siswa berprestasi di berbagai bidang olahraga, seni, hingga keagamaan.
Kepala SMPN 1 Peterongan, Makhshushotin, melalui Wakil Kepala Sekolah Sutyo Praftomo menuturkan bahwa keberhasilan yang diraih sepanjang tahun 2025 menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk melangkah lebih agresif di tahun ini.
“Target kami tahun ini insyaallah lebih maksimal. Kita berkaca dari hasil yang sudah didapatkan. Tahun 2026 ini pembinaan akan kita intensifkan di seluruh cabang olahraga, mulai pencak silat, sepak takraw, sepak bola, voli, basket, hingga cabor lainnya yang selama ini aktif dan potensial,” ungkap Sutyo, Selasa (27/1/2026).
Menurutnya, pembinaan tidak sekadar fokus pada kemampuan teknik, tetapi juga pembentukan mental juara, kedisiplinan, dan karakter siswa. Sekolah ingin memastikan bahwa setiap anak yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler benar-benar mendapatkan pendampingan optimal dari pelatih dan pembina.
“Kami ingin pembinaan ini berkelanjutan, bukan hanya persiapan lomba saja. Harapan kami ke depan SMPN 1 Peterongan bisa semakin berprestasi di Popkab, L2SN, O2SN, bahkan ke tingkat provinsi,” jelasnya.
Lebih jauh, Sutyo menegaskan bahwa sekolah telah menyiapkan sarana latihan yang memadai serta pengaturan waktu yang tidak mengganggu kegiatan akademik siswa. Seluruh latihan dilakukan setelah jam pelajaran selesai.
“Anak-anak pulang sekolah sekitar jam 15.00, istirahat sebentar lalu latihan mulai jam 16.00 sampai maksimal jam 17.00 sore. Untuk Sabtu dan Minggu lebih fleksibel, terutama cabang basket, sepak bola, dan silat. Mereka justru lebih semangat di hari libur,” terangnya.
Setiap cabor minimal mendapatkan jadwal latihan dua kali dalam sepekan, bahkan beberapa cabor ditingkatkan menjadi tiga hingga empat kali latihan, tergantung kebutuhan pembinaan.
Namun demikian, pihak sekolah juga mengakui masih ada tantangan dalam menjaga konsistensi semangat siswa.
“Kendala terbesar sebenarnya ada pada motivasi sebagian anak-anak. Ada yang masih ikut-ikutan dan belum serius. Karena itu kami terus memberikan motivasi bersama pelatih dan pembina, supaya mereka lebih fokus dan berusaha maksimal, apalagi sudah banyak teman mereka yang berhasil meraih prestasi,” tuturnya.
Ia pun berpesan kepada seluruh siswa agar memanfaatkan kesempatan yang telah disediakan sekolah.
“Prestasi ini bukan hanya kebanggaan sekolah, tapi juga masa depan anak-anak. Jalur prestasi bisa menjadi tiket penting saat melanjutkan pendidikan ke SMA atau SMK. Maka kami berharap mereka lebih giat dan bersemangat,” tegasnya.

Prestasi Mengalir Deras, Bukti Nyata Pembinaan Berbuah Hasil
Upaya serius SMPN 1 Peterongan tersebut terbukti membuahkan hasil gemilang. Sepanjang Juli hingga Desember 2025, bahkan berlanjut hingga Januari 2026, puluhan prestasi berhasil diraih siswa-siswi di berbagai ajang bergengsi.
Di bidang baris-berbaris (LKBB), tim SMPN 1 Peterongan mencuri perhatian pada LPBB Gelegar di Smada dengan raihan Juara Utama 3, Best Danton, Best Pelatih, serta berbagai penghargaan teknis lainnya. Dominasi ini kembali berlanjut di LKBB Ksatria Alaska dan LKBB Senopati Lamongan dengan raihan Best Variasi, Best Formasi, hingga Juara Harapan.
Cabang atletik pun menjadi lumbung medali. Pada Popkab Atletik Oktober 2025, Rosita sukses merebut Juara 1 lari 1500 meter putri, sementara Reihan Arya dan Reihan Stevani tampil konsisten di nomor lari, lompat jauh, lempar cakram, hingga 800 meter. Prestasi serupa turut disumbangkan Abraham, Natasha, Salwa, dan Vino yang menunjukkan potensi besar atlet muda sekolah tersebut.
Di bidang bela diri, dominasi SMPN 1 Peterongan semakin terasa. Mulai dari pencak silat Popkab, Kapolres Cup, hingga Championship II Piala Bupati Jombang 2026, siswa-siswi tampil luar biasa dengan meraih puluhan podium juara di berbagai kelas pra-remaja dan remaja.
Nama-nama seperti Azhar Putra Aiman, M. Syaiful Ikhsan, Evelyn Natsya, Fabella Dwi Ramadhani, Dyah Ayu Wulandari, hingga Intan Ramadhani menjadi bukti nyata lahirnya atlet-atlet potensial yang siap bersaing di level lebih tinggi.
Tak hanya olahraga, prestasi seni dan keagamaan juga bersinar. Sekvie Dwi Aulia mengharumkan nama sekolah lewat Juara 3 Fashion Show Wastra Alami tingkat umum, sementara Zulianik meraih Juara Harapan Tartil Al-Qur’an.
Di cabang olahraga beregu, SMPN 1 Peterongan mencatatkan prestasi di PSTI Cup sepak takraw putri serta Popkab bola basket putra yang melibatkan belasan siswa lintas angkatan.
Optimisme Menuju Tahun Prestasi Baru
Dengan sistem pembinaan yang semakin terarah, fasilitas yang terus ditingkatkan, serta semangat pelatih dan guru pendamping, SMPN 1 Peterongan Jombang memandang tahun 2026 sebagai momentum kebangkitan prestasi yang lebih besar.
Sekolah optimistis tak hanya mempertahankan tradisi juara, tetapi juga melahirkan atlet-atlet pelajar yang mampu mengharumkan nama Jombang di tingkat regional hingga nasional.
“Prestasi bukan tujuan akhir, tetapi proses pembentukan karakter dan masa depan anak-anak. Jika pembinaan terus konsisten, kami yakin SMPN 1 Peterongan akan terus melahirkan generasi juara,” pungkas Sutyo penuh optimisme.(lil)





