Suksesi nasional.com Tulungagung – Terbitnya Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 yang merupakan perubahan kedua atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, bertujuan untuk mempercepat dan mengefisienkan proses pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah supaya anggaran dapat segera memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan pembangunan, salah satunya melalui penggunaan fitur Mini Kompetisi di Katalog Elektronik versi 6.Sehingga untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dan sesuai dengan regulasi yang berlaku, Pemerintah melalui Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP telah menghadirkan berbagai inovasi, termasuk implementasi pengadaan menggunakan metode Mini Kompetisi melalui e-purchasing yang didukung oleh Katalog Elektronik versi terbaru (Versi 6).
Mini Kompetisi adalah metode e-purchasing yang menyediakan ruang bagi kompetisi sehat antara penyedia dalam Katalog Elektronik demi mendapatkan penawaran terbaik. Melalui Mini Kompetisi, penyelenggara pengadaan dapat melakukan perbandingan penawaran dari beberapa penyedia dalam katalog elektronik, menjaga persaingan tetap sehat namun tetap mudah dan efisien.
Mini Kompetisi, yang merupakan bagian dari fitur Katalog versi 6, tidak hanya memberikan ruang untuk kompetisi harga tetapi juga kompetisi dalam hal kualitas dan pelayanan antar penyedia. Hal ini mendorong terciptanya pengadaan yang berorientasi pada nilai manfaat tertinggi, bukan semata-mata harga terendah.
Pada hari Kamis (12/2/2026), pemerintah daerah Tulungagung melalui Bagian Pengadaan Barang/ Jasa menyelenggarakan Bimbingan Teknis Persiapan Mini Kompetisi Jasa Konstruksi Melalui e-Purchasing Pada Katalog Elektronik V.6 secara hybrid. Kegiatan ini dihadiri PPK OPD dan penyedia.yang menangani persiapan pengadaan barang/jasa.
Kegiatan dibuka oleh Pj. Sekretaris Daerah Soeroto, S. sos.,MM, Beliau menyampaikan bahwa melalui pelaksanaan kegiatan ini, dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kapasitas bagi pengadaan barang atau jasa pemerintah dalam melaksanakan pemilihan penyedia melalui e- katalog mini kompetisi jasa konstruksi secara profesional transparan dan akuntabel kompetisi merupakan salah satu metode penting dalam penghargaan terutama untuk memastikan penyedia jasa yang terpilih benar-benar melalui kompetisi kinerja dan kualitas yang dibutuhkan.
kita menyadari bersama bahwa sektor Jasa Konstruksi memegang peranan Vital dalam mendukung pembangunan daerah . oleh karena itu , setiap tahapan pengadaan harus dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian mematuhi regulasi yang berlaku serta menjunjung tinggi prinsip efisiensi , efektivitas, persaingan sehat dan akuntabilitas melalui bimtek ini saya berharap para peserta dapat memahami secara kompresif aspek perencanaan persiapan dokumen mekanisme evaluasi hingga pelaksanaan mini kompetisi jasa konstruksi .”imbuhnya.
Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa Setda Kabupaten Tulungagung Trihadi Setyowati,ST.MT mengatakan, Kegiatan workshop ini dilaksanakan dengan pemaparan materi, Materi pertama mengenai Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dengan e-Purchasing pada Katalog Elektronik V.6,
materi selanjutnya Implementasi Pengadaan dengan Mini Kompetisi pada Pekerjaan Konstruksi dan materi terakhir Desk Simulasi Implementasi Pengadaan dengan Mini Kompetisi pada Paket Jalan/Jembatan/Bangunan Gedung. Dalam kegiatan ini hadir secara langsung narasumber dari Balai Pegadaan barang atau Jasa bapak Saifuddin,S,Si, MM.
Sosialisasi ini diharapkan memberikan pemahaman yang memadai bagi Perangkat Daerah khususnya para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Penyedia pengadaan barang/jasa, sehingga dapat meningkatkan kualitas pengadaan di Kabupaten Tulungagung,” pesan Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa Setda Kabupaten Tulungagung Trihadi Setyowati,ST.MT (har/als)





