
JOMBANG,Suksesinasional.com – Tidak semua rezeki datang setelah direncanakan. Ada kalanya, anugerah hadir di saat seseorang telah belajar mengikhlaskan segala harapan. Kisah itulah yang dialami Sulasih, perempuan sederhana asal Kabupaten Jombang yang sehari-hari menghidupi keluarganya dengan berjualan camilan tradisional khas Jawa.
Puluhan tahun menjalani usaha kecil dengan penuh kesabaran membuat Sulasih memahami bahwa setiap rupiah yang diperoleh harus dijaga sebaik mungkin. Sebagian digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup, sebagian lagi disisihkan untuk ditabung di PT BPR Bank Jombang (Perseroda). Baginya, menabung bukan untuk mengejar hadiah, melainkan sebagai bentuk ikhtiar mempersiapkan masa depan.
Namun siapa sangka, kebiasaan sederhana yang dilakukan dengan penuh disiplin itu justru mengantarkannya menjadi pemenang hadiah utama satu unit Honda Brio dalam Program Simarmas Hoki Batch I Periode ke-18.
Kebahagiaan itu terasa semakin istimewa karena datang hanya beberapa hari setelah Sulasih kembali dari Tanah Suci usai menunaikan ibadah umrah. Momen yang masih dipenuhi rasa syukur tersebut seakan dilengkapi dengan kabar yang sama sekali tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.
“Saya benar-benar tidak menyangka. Saya sudah pasrah. Bahkan waktu itu saya berpikir, kalau memang belum rezeki, tidak dapat sepeda listrik pun tidak apa-apa. Setelah pulang umrah saya hanya berdoa semoga Allah memberikan yang terbaik,” ungkap Sulasih dengan mata berkaca-kaca.
Doa sederhana itu ternyata dijawab dengan cara yang jauh melampaui harapannya. Bukan hadiah hiburan, bukan pula hadiah kecil, melainkan hadiah utama berupa sebuah mobil Honda Brio yang kini resmi menjadi miliknya.
Senyum bahagia yang terpancar saat menerima simbolis kunci mobil berpelat nomor L 1232 CXB menjadi gambaran betapa besar rasa syukur yang memenuhi hatinya. Bagi banyak orang, hadiah tersebut mungkin sekadar sebuah kendaraan. Namun bagi Sulasih, mobil itu merupakan simbol dari perjalanan panjang kehidupan yang dipenuhi kerja keras, doa, dan kesabaran.
Di balik keberuntungan yang kini diraihnya, tersimpan kisah perjuangan seorang perempuan yang sejak muda tidak pernah mengenal kata menyerah.
Warga sekitar mengenalnya sebagai pedagang tape ketan hitam dan berbagai camilan tradisional. Setiap pagi ia menyiapkan dagangannya, lalu berjualan demi mendapatkan penghasilan yang cukup untuk menghidupi keluarga.
Hasil usahanya memang tidak selalu besar. Namun dari penghasilan yang sederhana itulah ia mampu membesarkan anak-anaknya, memenuhi kebutuhan rumah tangga, hingga menyekolahkan mereka sampai dewasa. Tidak ada kemewahan dalam perjalanan hidupnya, yang ada hanyalah ketekunan, kejujuran, dan semangat untuk terus bekerja.
Kini, meski usia tidak lagi muda, Sulasih tetap memilih aktif berjualan. Baginya, bekerja bukan sekadar mencari penghasilan, tetapi juga menjaga semangat hidup, mempertahankan kemandirian, dan tidak ingin menjadi beban bagi siapa pun.
Kebiasaan menabung yang telah lama ia lakukan menjadi bagian dari prinsip hidupnya. Ia percaya, sekecil apa pun uang yang disisihkan akan membawa manfaat di kemudian hari. Keyakinan itulah yang membuatnya tetap setia menjadi nasabah Bank Jombang tanpa pernah menghitung peluang memperoleh hadiah.
Program Simarmas Hoki sendiri merupakan bentuk apresiasi PT BPR Bank Jombang (Perseroda) kepada para nasabah yang konsisten mempercayakan pengelolaan dananya. Pengundian Batch I Periode ke-18 telah dilaksanakan pada 30 Juni 2026 di Bank Jombang Tower secara terbuka dan sesuai ketentuan. Selanjutnya, hadiah utama diserahkan secara resmi kepada Sulasih pada Selasa, 14 Juli 2026, dalam suasana penuh kehangatan.
Manajemen Bank Jombang menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas loyalitas para nasabah yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan perusahaan. Melalui program tersebut, Bank Jombang ingin menumbuhkan budaya gemar menabung sekaligus memberikan nilai tambah kepada masyarakat yang mempercayakan dananya kepada bank milik daerah itu.
Lebih dari sekadar undian berhadiah, Simarmas Hoki menjadi bukti bahwa kebiasaan mengelola keuangan secara bijak dapat menghadirkan manfaat yang tidak terduga.
Kisah Sulasih pun menjadi inspirasi bagi banyak orang. Seorang pedagang kecil yang tidak pernah berhenti bekerja, tidak pernah berhenti menabung, dan tidak pernah berhenti berdoa, akhirnya memperoleh hadiah yang bahkan tidak pernah ia impikan.
Cerita ini mengajarkan bahwa keberuntungan sering kali menghampiri mereka yang tidak lelah berikhtiar. Sebab, di balik setiap tetes keringat, setiap doa yang dipanjatkan dengan tulus, dan setiap rupiah yang disisihkan dengan sabar, selalu tersimpan kemungkinan hadirnya rezeki yang datang pada waktu terbaik menurut kehendak-Nya.
Bagi Sulasih, Honda Brio yang kini terparkir di halaman rumahnya bukan sekadar hadiah. Kendaraan itu menjadi saksi bahwa kesederhanaan, kerja keras, disiplin menabung, dan keyakinan kepada Tuhan dapat mengubah hari-hari biasa menjadi kisah luar biasa yang layak menginspirasi banyak orang.(lil)


