Beranda Headline

Buka Kongres Anak dan Kukuhkan DPTA Masa Bakti 2025-2026, Ini Pesan Plt.Bupati Tulungagung

 

 

Tulungagung Suksesi nasional.Com, – Memperingati Hari Anak Nasional ke – 42, Pelaksana Tugas (Plt). Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, SM, MM, secara resmi membuka Kongres Anak dan Pengukuhan Forum Anak/Dewan Perwakilan Anak Kabupaten Tulungagung (DPATA) masa bakti 2025-2026, Senin (03/08/2026).

 

Peringatan Hari Anak Nasional ke‑42 yang berlangsung di pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso mengambil Tema “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan.”

 

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tulungagung, Dr. dr. Kasil Rokhmad, MMRS., dalam laporannya mengatakan Forum Anak kini telah terbentuk hingga tingkat desa dan kecamatan. Forum tersebut menjadi wadah strategis bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi sekaligus menjadi pelopor dan pelapor dalam mencegah perundungan, kekerasan terhadap anak, serta penyalahgunaan narkotika.

 

Dijelaskan, keberhasilan Kabupaten Tulungagung meraih predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat Utama pada tahun 2025 merupakan hasil sinergi seluruh pemangku kepentingan. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Tulungagung tengah mempersiapkan verifikasi lapangan yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang sebagai bagian dari upaya mempertahankan bahkan meningkatkan predikat tersebut.

 

Menurutnya, rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional tahun ini meliputi Kongres Anak 2026 sebagai ruang bagi anak-anak menyampaikan aspirasi, kebutuhan, dan gagasan pembangunan dari perspektif anak.

 

“Selain itu, digelarnya DPATA Awards 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada individu, komunitas, dan lembaga yang dinilai berkontribusi aktif dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak di Kabupaten Tulungagung,” paparnya.

 

Sementara itu Plt Bupati Tulungagung dalam sambutannya menyampaikan, Peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar seremonial. Peringatan Hari Anak Nasional menjadi momen penting sebagai penguat komitmen bersama untuk pemenuhan hak anak dan perlindungan anak. Komitmen bersama tersebut untuk mewujudkan lingkungan aman, nyaman, sehat, inklusif, dan ramah untuk tumbuh kembang anak mewujudkan Kabupaten Tulungagung Menuju Kabupaten Layak Anak.

 

Tema Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan memiliki makna mendalam.

Menyayangi berarti memberi kasih sayang, memberi perhatian, memberi pendidikan berkualitas, dan memberi kesempatan setara agar setiap anak dapat mengembangkan potensi terbaiknya. Melindungi berarti melindungi anak dari kekerasan, diskriminasi, perundungan, eksploitasi, perkawinan anak, dan ancaman era digital.

Baca Juga :  SMK Negeri 1 Boyolangu di Kunjungi Kepala Dinas Provinsi Jawa Timur

 

“Sedangkan membangun masa depan berarti menyiapkan anak‑anak menjadi generasi sehat, cerdas, berkarakter, kreatif, sejahtera dan berakhlak mulia. Generasi yang mampu bersaing menjawab tantangan zaman,” ucap Plt Bupati.

 

Ditambahkannya, hari ini peserta kongres anak bukan hanya peserta, melainkan bagian penting pembangunan Kabupaten Tulungagung. Forum Anak/Dewan Perwakilan Anak Tulungagung menjadi wadah bagi anak menyampaikan aspirasi, ide, dan gagasan. Aspirasi, ide, dan gagasan itu menunjukkan partisipasi anak dalam pembangunan.

 

“Partisipasi anak membantu mewujudkan Kabupaten Tulungagung yang lebih layak bagi anak,” imbuhnya.

 

Ia berharap Forum Anak/Dewan Perwakilan Anak Kabupaten Tulungagung Masa Bakti 20252026 dapat menjalankan peran sebagai Pelopor dan Pelapor. Sebagai Pelopor, Forum Anak diharapkan bisa memberi contoh perilaku positif di keluarga, sekolah, dan masyarakat. Sebagai Pelapor, Forum Anak berani mengungkap pelanggaran hak‑hak anak dengan cara tepat termasuk melalui kanal aduan yang disediakan Pemerintah Daerah sehingga setiap anak mendapat perlindungan yang tepat.

 

“Kepada semua pengurus Forum Anak/Dewan Perwakilan Anak Tulungagung (DPATA) Masa Bakti 2025-2026, selamat mengemban amanah. Gunakan organisasi ini untuk belajar kepemimpinan dan memperluas wawasan. Tingkatkan kepedulian sosial, bangun jejaring pertemanan yang positif, dan memperjuangkan pemenuhan hak anak,” harapnya.

 

Lebih lanjut Plt Bupati mengatakan, tidak ada penanggungjawab tunggal dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak di Kabupaten Tulungagung. Namun diperlukan kerja sama dari semua elemen baik dari Pemerintah, organisasi masyarakat, dunia usaha, akademisi maupun media.

 

“Tanpa kerja sama semua pihak, hak anak tidak akan terpenuhi,” tandasnya.

 

Ditegaskannya, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berkomitmen terus menghadirkan kebijakan dan program mendukung kepentingan terbaik anak mewujudkan Kabupaten Tulungagung menuju Kabupaten Layak Anak. Komitmen ini akan semakin kuat bila didukung seluruh pemangku kepentingan, bersinergi dan Bekerja sama bukan sama – sama bekerja.(ag)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini