Beranda Headline

Cegah Penyakit Antraks, Dinas Peternakan Jatim Perkuat Vaksinasi

 

 

Suksesi Nasional, Surabaya – Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur (Disnak Jatim) bersama jajaran mewaspadai penyebaran penyakit Antraks, menyusul terjadinya kasus di Gunung Kidul, Jawa Tengah.

“Menurutnya, setelah sempat muncul satu kasus di Jatim pada 2022 lalu, hingga kini pihaknya masih belum mendeteksi kasus Antraks baru.

Kepala Disnak Jatim Indyah Aryani Saat Gelar Rakoor Pencegahan PMK

Hanya satu kasus di Pacitan tahun lalu. Sekarang kita waspada agar penyakit ini tidak sampai masuk di Jawa Timur,” ujar Kepala Dinas Peternakan Jatim Indyah Aryani saat gelar Rakor di Ball Room Hotel Grand Dhafam Surabaya Kamis (24/08/2023) sore.

“Indyah menyampaikan, sebelumnya Disnak Jatim berhasil mengendalikan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Pihaknya saat ini masih terus berupaya mengaantisipasi penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang membentuk spora, yang juga dapat menginfeksi manusia tersebut.

Baca Juga :  Dor ! Komplotan Maling Motor Asal Sombo Tersungkur ditangan Anggota Polsek Sukolilo

Pengendalian termasuk lalu-lintas ternak menjadi kewasdaan kita. Lalu KIE (Komunikasi Informasi Edukasi) kepada peternak -peternak kita, termasuk sosialisasi lewat media untuj early warning system (sistem peringatan dini) terhadap PMS (Penyakit hewan menular strategis), yang bisa berdampak secara ekonomi global,” terangnya.

“Ia manambahkan lakukan pencegahan lewat upaya vaksinasi, terutama pada daerah-daerah yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah.

Sudah kita distribusikan vaksin terutama untuk kabupaten -kabupaten yang berbatasan dengan Jawa Tengah.

Wilayah rentan sudah kita vaksinasi, jumlahnya ada 40 ribuan pada daerah-daerah berbatasan yang lalu-lintas ternaknya padat,” pungkasnya.(rus)

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini