Beranda Headline

*Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur Adakan Workshop Alat Tangkap Jaring Millenium Di Tulungagung*

 

 

Suksesi nasional. Com tulungagung – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung , mengadakan Kegiatan Workshop Alat Tangkap Jaring Millenium bagi kelompok nelayan, dilaksanakan pada Hari Selasa, 21 April 2026 mulai pukul 09.00 – selesai dan bertempat di Desa Besole, Kec. Besuki, Kab. Tulungagung.

 

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung, Bapak Robinson P. Nadeak, S.H., M.H. Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kab. Tulungagung, Bapak Ulul Azmi, S.E., M.M serta Perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, tokoh masyarakat dan kelompok nelayan di wilayah sekitar Desa Besole, Kecamatan Besuki.

 

Kepala Dinas  Perikanan Kabupaten Tulungagung,Bapak Robinson P. Nadeak, S.H., M.H, mengatakan pelatihan para nelayan meliputi materi tentang jalur penangkapan ikan dan penempatan alat penangkapan ikan serta pengantar gill net dan pembuatan jaring milenium.

 

Robinson menambahkan kondisi sumber daya ikan di perairan tangkapan mulai minim dan hal tersebut membuat nelayan berpikir untuk menyiasati kondisi yang demikian, misalnya dengan pengiritan bahan bakar, menekan biaya operasional sampai pemanfaatan alat tangkap yang optimal, salah satunya jaring milenium.”

Baca Juga :  Diperindag Lamongan Nyatakan Harga Bahan Pokok Awal - 2025 Relatif Stabil

 

Jaring milenium merupakan modifikasi jaring insan (gill net) jaring yang terbuat dari nylon multifilament twine. Alat itu diberi nama jaring milenium karena di dalam perairan jaring ini memantulkan cahaya dan berwarna blink atau mengkilap,” tuturnya.

 

Ia menjelaskan kelebihan dari jaring milenium itu ketika dioperasikan di dalam air, maka benang pada badan jaring akan membuka pilinannya karena faktor arus, sehingga ikan target akan tertangkap ketika menabrak jaring.”Ikan yang tertangkap tidak hanya terjerat pada bagian insang saja, tetapi juga bagian duri, sirip, operkulum dan sebagainya karena menyangkut ke dalam benang pilinan yang terbuka, sehingga ikan mudah tertangkap,” katanya”.Robinson.

 

Ia berharap pelatihan membuat jaring milenium tersebut dapat diterapkan nelayan Tulungagung, sehingga nantinya dapat meningkatkan produksi tangkapan nelayan dan menjadi alternatif diversifikasi alat tangkap yang ramah lingkungan.

 

Sementara itu Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung, Bapak Ulul Azmi, S.E., M.M mengatakan ,” Pelatihan pembuatan jaring Milenium itu untuk meningkatkan pengetahuan dan Keterampilan bagi nelayan tentang jaring milenium dan cara pengoperasiannya.”Pelatihan itu bertujuan sebagai alternatif diversifikasi alat tangkap serta meningkatkan produksi tangkapan ikan dan kesejahteraan nelayan,” ujarnya.( hr )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini