Nganjuk- Suksesinasional – Aksi nekat dilakukan seorang pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berinisial S (30) di Rumah Sakit Daerah (RSD) Nganjuk. Pasien asal Kecamatan Prambon tersebut berhasil melarikan diri dari ruang perawatan setelah membobol ventilasi kamar mandi dan memanjat tembok perimeter rumah sakit yang cukup tinggi pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
S, yang diketahui mengidap depresi berat dan telah menjalani perawatan medis selama dua pekan di RSD Nganjuk, memanfaatkan celah di area sanitasi untuk meloloskan diri. Material ventilasi yang terdiri dari kaca, batangan besi, serta pelapis papan kayu berhasil dirusak oleh pasien sebelum akhirnya ia melompati pagar luar area rumah sakit.
Humas RSD Nganjuk, Aditya, membenarkan insiden pelarian pasien tersebut saat dikonfirmasi pada Jumat (25/9/2026).
”Setelah berhasil membobol ventilasi kamar mandi, pasien S kemudian memanjat tembok luar RSD Nganjuk yang cukup tinggi,” ujar Aditya.
Beruntung, pergerakan pasien segera terdeteksi oleh dua orang petugas Satuan Pengamanan (Satpam) RSD Nganjuk yang sedang bertugas. Aksi pengejaran pun langsung dilakukan menyisir area sekitar lingkungan rumah sakit.
Pasien S akhirnya berhasil dihentikan petugas setelah berlari sejauh kurang lebih 500 meter dari kompleks RSD Nganjuk. Proses evakuasi sempat berlangsung alot lantaran pasien menolak untuk dibawa kembali ke ruang perawatan.
”Awalnya pasien tidak mau diajak kembali ke RSD. Namun, setelah situasi dapat dikendalikan dan pasien berhasil ditenangkan, ia akhirnya dijemput menggunakan mobil operasional rumah sakit untuk dibawa kembali ke ruang perawatan,” lanjut Aditya.
Insiden ini menjadi bahan evaluasi mendalam bagi pihak manajemen RSD Nganjuk. Aditya menegaskan bahwa ke depan, pihak rumah sakit akan meningkatkan sistem pengawasan serta melakukan perbaikan dan penguatan standar kelayakan infrastruktur di ruang perawatan jiwa guna mencegah peristiwa serupa terulang kembali. ( rmb.tian)


