Beranda Headline

PUPR Jombang Dorong Tenaga Konstruksi Makin Kompeten, 30 Tukang Baja Ringan Jalani Pelatihan dan Uji Kompetensi

Perkuat Kompetensi Tenaga Konstruksi, PUPR Jombang Gelar Pelatihan Tukang Baja Ringan

JOMBANG,Suksesinasional.com – Kualitas sebuah pekerjaan konstruksi tidak hanya ditentukan oleh desain, material, maupun teknologi yang digunakan. Di baliknya, terdapat tenaga terampil yang menjadi salah satu penentu apakah pekerjaan dapat dilaksanakan secara tepat, aman, dan memenuhi standar.

Kesadaran tersebut terus didorong Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dengan memperkuat kompetensi tenaga kerja konstruksi.

Terbaru, sebanyak 30 tenaga kerja konstruksi bidang pemasangan rangka baja ringan mengikuti Pelatihan dan Uji Kompetensi Tukang Pasang Rangka Baja Ringan Tahap II Tahun 2026, yang berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa (14–15 September 2026), di Dinas PUPR Kabupaten Jombang.

Kegiatan ini menjadi ruang bagi para peserta untuk mengasah kemampuan, memperbarui pengetahuan teknis, sekaligus menguji keterampilan yang selama ini mereka terapkan dalam pekerjaan di lapangan.

Tidak berhenti pada pemberian materi, kegiatan dirancang secara berjenjang mulai dari pelatihan, praktik, hingga uji kompetensi.

Dinas PUPR Kabupaten Jombang menggandeng Himpunan Aplikator Indonesia (HAPI), PT Kencana Maju Bersama, serta LSP Bina Konstruksi Nusantara dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Jombang yang diwakili Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Jombang, Agung Setiaji, S.T., M.E.

Dalam sambutannya, Agung menyampaikan bahwa kompetensi tenaga kerja merupakan bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan konstruksi yang berkualitas sekaligus mengedepankan aspek keselamatan dan kepatuhan terhadap standar yang berlaku.

“Setiap tenaga kerja konstruksi perlu memiliki kompetensi yang sesuai dengan bidang pekerjaannya. Melalui pelatihan dan uji kompetensi ini, kami berharap para peserta dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan profesionalisme sehingga mampu melaksanakan pekerjaan konstruksi secara lebih baik dan memenuhi standar yang dipersyaratkan,” ujar Agung.

Menurutnya, kesempatan mengikuti pelatihan dan uji kompetensi perlu dimanfaatkan secara optimal oleh peserta. Pengetahuan yang diperoleh bukan hanya menjadi bekal dalam mengikuti proses sertifikasi, tetapi juga dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pekerjaan sehari-hari.

Baca Juga :  Dinas Perkim Kota Kediri Gencar Sosialisasi Perwali Terkait Penyediaan Perumahan Layak Bagi Warga

“Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk memperoleh ilmu dan pengalaman yang disampaikan oleh para instruktur. Kompetensi yang diperoleh nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat dalam pelaksanaan pekerjaan sekaligus mendukung perkembangan profesi Saudara di bidang jasa konstruksi,” imbuhnya.

Dua Hari, Dari Teori hingga Pengujian

Hari pertama diisi dengan penyampaian materi dan praktik yang diberikan oleh Himpunan Aplikator Indonesia (HAPI) bersama PT Kencana Maju Bersama.

Peserta mendapatkan pembekalan yang berkaitan dengan pekerjaan pemasangan rangka baja ringan, sekaligus kesempatan mempraktikkan pengetahuan teknis yang diberikan instruktur.

Tahapan berikutnya berlangsung pada hari kedua. Para peserta menjalani uji kompetensi yang dilaksanakan oleh LSP Bina Konstruksi Nusantara.

Uji kompetensi menjadi tahapan penting untuk mengetahui sejauh mana kemampuan dan keterampilan peserta dalam melaksanakan pekerjaan pemasangan rangka baja ringan sesuai kompetensi yang dipersyaratkan.

Dengan demikian, kegiatan ini tidak sekadar memberikan pelatihan, tetapi juga mendorong tenaga kerja konstruksi untuk memiliki kemampuan yang dapat dipertanggungjawabkan secara profesional.

Bagi Pemerintah Kabupaten Jombang, peningkatan kompetensi tenaga kerja merupakan bagian dari investasi sumber daya manusia di sektor konstruksi.

Semakin terampil tenaga kerja yang terlibat, semakin besar pula peluang terciptanya pekerjaan konstruksi yang dilaksanakan secara profesional, aman, efektif, dan memenuhi standar mutu.

Melalui kegiatan tersebut, Dinas PUPR Jombang berharap lahir semakin banyak tenaga konstruksi yang kompeten dan profesional, sehingga peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat berjalan beriringan dengan peningkatan mutu pembangunan infrastruktur di Kabupaten Jombang.

Upaya tersebut sekaligus menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan semata soal membangun fisik, tetapi juga membangun kualitas manusia yang mengerjakannya.(lil)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini