Beranda Trenggalek

Sekolah Rakyat Trenggalek Mulai Ditempati, Pj Sekda Sebut Program Ini Senjata Pengentasan Kemiskinan

TRENGGALEK, suksesi nasional.com– Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 (SR01) Kabupaten Trenggalek resmi mulai ditempati para peserta didik. Program strategis nasional yang digagas Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto, itu diyakini menjadi salah satu instrumen penting dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui sektor pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, ST. Triadi Admono, saat menghadiri kegiatan Open House Sekolah Rakyat Terintegrasi 1, Jumat (31/7/2026).

Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan kesempatan yang sama kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak.

“Seperti yang dikatakan oleh Presiden Prabowo Subianto, Sekolah Rakyat sebagai simbol kehadiran negara untuk memuliakan anak-anak dari keluarga miskin,” ujar Triadi.

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Pengentasan Kemiskinan. Karena itu, keberadaan sekolah tersebut menjadi langkah konkret pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas pendidikan.

“Ini tentunya merupakan program strategis nasional dalam rangka mewujudkan Inpres Nomor 8 Tahun 2025 tentang pengentasan kemiskinan. Mewakili Pemerintah Kabupaten Trenggalek, kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial dan Kementerian Pekerjaan Umum. Ini adalah bukti nyata kehadiran pemerintah bagi anak-anak yang putus sekolah maupun yang belum sempat bersekolah agar bisa memperoleh pendidikan di Sekolah Rakyat,” katanya.

Kegiatan Open House digelar untuk memperkenalkan lingkungan sekolah kepada para orang tua sebelum seluruh peserta didik menempati gedung baru. Sebanyak 240 siswa akan belajar di kompleks Sekolah Rakyat tersebut, termasuk 75 siswa angkatan pertama yang sebelumnya menjalani pembelajaran di gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Trenggalek.

Baca Juga :  BPR Jwalita Cetak Hat-trick Bintang 5, Boyong Golden Trophy TOP BUMD 2026

PIC SR01 Trenggalek, Laode Taufik Nuryadin, mengatakan Open House dihadiri orang tua siswa angkatan pertama dan peserta didik baru. Menurutnya, kegiatan itu penting agar para orang tua memahami kondisi sekolah yang saat ini masih dalam tahap penyelesaian pembangunan di beberapa bagian.

“Open House hari ini dihadiri oleh orang tua dari 75 siswa angkatan pertama, dan kini total peserta didik sekitar 240 siswa. Kami ingin memperkenalkan lingkungan sekolah baru kepada para orang tua agar mereka mengetahui kondisi yang ada,” ujarnya.

Laode menjelaskan, pemindahan 75 siswa angkatan pertama dari gedung BLK menuju kompleks Sekolah Rakyat mulai dilakukan pada hari yang sama. Meski sejumlah fasilitas masih dalam proses penyelesaian, aktivitas belajar mengajar dipastikan tetap berjalan normal.

“Insyaallah tidak mengganggu aktivitas pembelajaran. Beberapa pekerjaan kami hentikan sementara agar proses belajar tidak terganggu. Asrama dan ruang kelas SMP sudah siap digunakan, sedangkan gedung SD dan SMA masih memerlukan penyelesaian, terutama instalasi listrik dan beberapa pekerjaan pendukung lainnya,” jelasnya.

Dengan mulai ditempatinya kompleks Sekolah Rakyat Terintegrasi 1, Pemerintah Kabupaten Trenggalek berharap program ini mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Melalui pendidikan yang berkualitas, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi salah satu “senjata” utama dalam memutus mata rantai kemiskinan dan menciptakan generasi yang lebih mandiri di masa depan.(*).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini