Beranda Headline

SMPN 1 Peterongan Gelar MPLS 2026, Sambut 224 Siswa Baru dengan Adaptasi Lingkungan, Penguatan Karakter, hingga Komitmen Sekolah Ramah Anak

“Deklarasi Anti Bullying, SMPN 1 Peterongan Teguhkan Komitmen Wujudkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Berkarakter”.

JOMBANG,Suksesinasional.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026 di SMP Negeri 1 Peterongan berlangsung penuh semangat dan antusias. Sebanyak 224 peserta didik baru resmi mengikuti rangkaian kegiatan penyambutan yang dirancang tidak hanya sebagai pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga sebagai langkah awal membangun karakter, menggali potensi, serta menciptakan suasana pendidikan yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

Sejak hari pertama pelaksanaan MPLS, para siswa baru tampak bersemangat mengikuti berbagai kegiatan yang telah dipersiapkan oleh pihak sekolah. Melalui program tersebut, SMPN 1 Peterongan berupaya memberikan pengalaman awal yang positif agar peserta didik mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, mengenal budaya sekolah, memahami nilai-nilai kedisiplinan, serta menumbuhkan rasa percaya diri sebagai bagian dari keluarga besar SMPN 1 Peterongan.

Kepala SMP Negeri 1 Peterongan, Makhshushotin, S.Pd., menyampaikan bahwa MPLS merupakan momentum penting bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah secara menyeluruh sebelum memasuki proses pembelajaran reguler.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan MPLS tidak lepas dari kerja sama seluruh unsur sekolah, mulai dari jajaran pimpinan, guru, tenaga kependidikan, hingga panitia pelaksana yang telah mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan secara matang.

“Sekolah melakukan berbagai persiapan mulai dari penyusunan materi, koordinasi dengan seluruh guru dan panitia, kesiapan sarana prasarana, hingga merancang kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik baru. Kami ingin memastikan siswa merasa diterima, nyaman, dan memiliki semangat baru dalam memulai perjalanan pendidikan di SMPN 1 Peterongan,” jelasnya.

Pada tahun ajaran baru ini, sebanyak 224 siswa baru mengikuti MPLS, yang terdiri dari 105 siswa laki-laki dan 119 siswa perempuan. Kehadiran ratusan peserta didik baru tersebut menjadi energi baru bagi sekolah untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas serta lingkungan belajar yang mendukung perkembangan akademik maupun karakter siswa.

Dalam pelaksanaannya, MPLS SMPN 1 Peterongan dikemas dengan berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif. Para peserta didik mendapatkan pengenalan mengenai visi dan misi sekolah, tata tertib, budaya positif sekolah, fasilitas pendidikan, organisasi sekolah, hingga pengenalan guru dan tenaga kependidikan yang akan mendampingi mereka selama menempuh pendidikan.

Selain membantu proses adaptasi, MPLS juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai penting seperti kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kepedulian, serta sikap saling menghargai antarwarga sekolah.

Wakil Ketua Panitia MPLS, Sutyo Praftomo, mengatakan bahwa seluruh kegiatan telah disusun secara bertahap agar siswa baru dapat mengenal lingkungan sekolah sekaligus memahami karakter dan budaya yang dikembangkan SMPN 1 Peterongan.

“Kami ingin MPLS tidak hanya sebatas mengenalkan gedung dan fasilitas sekolah, tetapi juga memberikan pembekalan mengenai etika, kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi yang baik, serta bagaimana membangun hubungan positif dengan guru maupun teman sebaya,” ungkapnya.

Selain pengenalan lingkungan sekolah, SMPN 1 Peterongan juga memanfaatkan momentum MPLS untuk melakukan pemetaan awal terhadap kondisi dan potensi peserta didik. Berbagai kegiatan pendukung dilaksanakan, di antaranya tes kebugaran dan fleksibilitas, identifikasi sosial emosional, asesmen literasi dan numerasi, serta pemetaan bakat dan minat siswa.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya sekolah untuk memahami karakter, kebutuhan, serta potensi masing-masing peserta didik sehingga proses pembelajaran ke depan dapat berjalan lebih efektif dan sesuai dengan perkembangan setiap siswa.

Baca Juga :  Kapolres Situbondo Jelaskan Aplikasi Peduli Lindungi Pada Peserta Vaksin

Perkuat Pencegahan Bullying dan Kekerasan, SMPN 1 Peterongan Hadirkan Program Sekolah Aman

Tidak hanya fokus pada adaptasi dan pengenalan lingkungan sekolah, SMPN 1 Peterongan juga memberikan perhatian serius terhadap upaya pencegahan bullying dan segala bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan.

Melalui kegiatan MPLS, sekolah menghadirkan program Sosialisasi Anti-Bullying dan Anti Kekerasan dengan menghadirkan narasumber dari Koramil dan Polsek Kecamatan Peterongan. Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan edukasi mengenai pengertian bullying, berbagai bentuk tindakan bullying seperti kekerasan fisik, verbal, sosial, maupun perundungan melalui media digital (siber).

Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai dampak bullying, baik terhadap korban maupun pelaku, serta bagaimana cara mencegah dan menyikapi tindakan tersebut melalui contoh kasus yang dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.

Sebagai bentuk keseriusan, SMPN 1 Peterongan juga melaksanakan Deklarasi Anti Bullying yang diikuti oleh seluruh warga sekolah. Dalam deklarasi tersebut, seluruh warga sekolah menandatangani komitmen bersama untuk saling menghormati, menjaga perasaan satu sama lain, tidak melakukan tindakan kekerasan, serta berani mencegah dan melaporkan apabila menemukan adanya tindakan bullying.

Selain itu, sekolah juga telah membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) sebagai langkah konkret dalam menangani dan mencegah berbagai bentuk kekerasan di lingkungan sekolah.

Tim tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem perlindungan bagi peserta didik, sekaligus memastikan setiap permasalahan dapat ditangani secara cepat, tepat, dan mengedepankan pendekatan edukatif.

Urusan Kesiswaan SMPN 1 Peterongan, Anti Qurrota A’yun, menegaskan bahwa MPLS menjadi pintu awal untuk membangun hubungan positif antara peserta didik dengan seluruh warga sekolah.

“MPLS bukan hanya tentang mengenalkan sekolah, tetapi juga bagaimana membentuk karakter siswa sejak awal. Kami ingin mereka merasa aman, nyaman, percaya diri, dan memiliki motivasi untuk berkembang selama belajar di SMPN 1 Peterongan,” tuturnya.

Pihak sekolah berharap seluruh peserta didik baru mampu menjadikan SMPN 1 Peterongan sebagai tempat untuk belajar, berkembang, dan mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki. Tidak hanya mengejar prestasi akademik, siswa juga diarahkan agar tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berkarakter, memiliki kepedulian sosial, serta mampu menghargai lingkungan sekitar.

Sekolah juga mengajak para orang tua untuk terus membangun komunikasi dan kerja sama dalam mendampingi perkembangan anak. Sinergi antara sekolah dan keluarga menjadi faktor penting dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.

“Selamat datang bagi seluruh peserta didik baru SMPN 1 Peterongan. Jadikan sekolah ini sebagai rumah kedua untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-cita. Teruslah berani mencoba hal positif, disiplin, saling menghormati, dan kembangkan potensi diri,” pesan pihak sekolah.

Melalui MPLS Tahun Ajaran 2026 ini, SMPN 1 Peterongan menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang humanis, inklusif, serta berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. Dengan pengenalan lingkungan, penguatan nilai positif, pemetaan potensi, serta komitmen bersama mencegah bullying dan kekerasan, sekolah optimistis seluruh siswa baru mampu menjalani proses pendidikan dengan penuh semangat dan meraih prestasi terbaik.(lil)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini