Beranda Headline

Bentuk Pertanggungjawaban, BKM Barokah Kelurahan Kepanjin Gelar RWT

Sumenep Suksesi Nasional-
Sekitar 15 tahun terbentuknya Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Barokah kelurahan Kepanjin kabupaten Sumenep, yakni sejak 2007 sampai tahun 2022 ini, dengan personil BKM yang relatif tetap ini luar biasa dengan jumlah anggota BKM sebanyak 9 orang yang sejak awal di Koordinatori, Imam Riswandi baru beberapa bulan ini demi kelancaran dan efektivitas kerja koordinator BKM diserahkan kepada Eko Budi Santoso, yang juga sejak awal terbentuknya BKM Barokah sudah menjadi anggota. Hal ini dilakukan karena alasan kesehatan Koordinator sebelumnya dalam beberapa bulan terakhir ini.

Demi memberikan pertanggung jawaban serta menyerap berbagai harapan dari warga, relawan dan pemerintahan kelurahan Kepanajin, kali ini BKM Barokah kembali menggelar Rembug Warga Tahunan (RWT) tahun 2022 bertempat di Sekretariat BKM setempat, Sabtu (24/12/2022).

Koordinator BKM Barokah, Eko Budi Santoso, menyampaikan terimakasih atas kerjasamanya seluruh relawan anggota BKM termasuk para pengelola UPK,UPL serta UPS hingga KSM dibawah, sehingga perkembangan usaha BKM Barokah bisa berjalan dan berkembang dengan baik hingga saat ini.

“Kedepan tentunya kami ingin terus mempertahankan serta meingkatakan berbagai usaha yang dilakukan dengan memperbanyak kemitraan dengan semua pihak utamanya pemerintah Kelurahan Kepanjn,:ujarnya.

Eko mengaku, dengan dukungan dan support yang diberikan pemerintah kelurahan Kepanjin tentunya akan semakin membuka peluang usaha yang lebih luas lagi. Dan yang sangat penting lagi dengan adanya keharmonisan dan kemesraan akan semakin membangkitkan semangat para relawan dan pelaku usaha dibawah binaan BKM Barokah.

Senada juga disampaikan anggota BKM Barokah, Rosida Agustina, bahwa, sesuai harapan bersama tentang pentingnya kerjasama sehingga lebih bermanfaat agar ekonomi terus bergulir kedepannya untuk lebih ditingkatkan lagi. Artinya tidak sampai ada tunggakan yang mengakibatkan tersendat. Artinya dimohon kerjasama yang baik agar pembayarannya itu tepat waktu, kemudian kepada kelurahan Kepanjin dapat menjadi mitra yang baik dengan BKM, khususnya terkait beberapa program pemberdayaan pada masyarakat.

“kami terus berusaha agar BKM ini kedepannya menjadi lebih mandiri artinya agar program ekonomi betul-betul dapat dipergunakan untuk memberdayakan masyarakat khususnya di kelurahan Kepanjin, terutama dalam meningkatkan para pelaku UMKM.”tandasnya.

Selanjutnya Ketua Unit Pengeloal Keuangan (UPK) BKM Barokah keluaran Kepanjen, Chairil Anwar, menyampaikan beberapa ketentuan sesuai aturan di sini pertanggung jawabannya BKM kepada masyarakat. Karena BKM memang sangat mandiri dan berdiri sendiri serta bertanggung jawab terhadap masyarakat, yang memiliki visi misi bersama terciptanya lingkungan yang sehat, bersih, nyaman dan aman serta terpenuhinya kebutuhan masyarakat akan sandang dan pangan.

“Jadi, pada prinsipnya program-program BKM ini sangat mendukung pembangunan lingkungan, bahkan, dalam beberapa tahun ini BKM Barokah setiap tahun ada pengadaan tempat sampah dan ada pelatihan tentang tanaman hidroponik dan sebagainya.”paparnya.

Baca Juga :  ​Dandim 0812/Lamongan Tegaskan Sanksi Tegas terhadap Oknum Anggota Terlibat laka lalin di Ngimbang ​Lamongan, Suksesi Nasional- Komandan Kodim (Dandim) 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, memberikan pernyataan resmi terkait laka lalin lalu lintas yang melibatkan salah satu oknum anggotanya di wilayah Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan. ​Menanggapi kejadian tersebut, Komandan Kodim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo beserta Koramil ngimbang dan jajaranya menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada korban beserta keluarga besar korban atas laka lalin yang dialami. Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menegaskan komitmennya sebagai institusi TNI AD untuk bertanggung jawab penuh ​“Atas nama pribadi dan satuan Kodim 0812/Lamongan, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada korban dan keluarga meski korban tidak mengalami luka, atas laka lalin lalu lintas di Ngimbang. Kami memastikan bahwa tidak ada toleransi bagi anggota kami terhadap tindak pelanggaran, terlebih yang merugikan masyarakat,” ujar Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo dalam keterangannya. Tak hanya itu​ Kodim 0812/Lamongan juga telah mengambil langkah cepat dengan mengamankan oknum anggota yang bersangkutan. Kasus ini sudah selesaikan dengan kekeluargaan Letkol Inf Deni juga menegaskan oknum tersebut akan dijatuhi sanksi tegas Jajaran pimpinan Kodim 0812/Lamongan telah melakukan konfirmasi langsung serta mengunjungi korban dan keluarga korban untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung sebagai bentuk iktikad baik dan pertanggungjawaban moral institusi. Sebagai wujud empati dan kepedulian, Kodim 0812/Lamongan memberikan santunan. Kedua belah pihak dari korban dan tersangka juga bersepakat membuat surat pernyataan yang menyatakan bahwa persoalan ini telah diselesaikan sehingga tidak ada tuntutan di kemudian hari ​Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo juga menegaskan kembali bahwa laka lalin ini menjadi bahan evaluasi dan pembinaan internal yang ketat di jajaran Kodim 0812/Lamongan agar seluruh prajurit senantiasa menjaga sikap, kedisiplinan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Sapta Marga dan Sumpah Prajurit di tengah-tengah masyarakat.(rul)

Ditegaskan Chairil, jika BKM memiliki tanggung jawab dalam menumbuhkan nilai-nilai kejujuran, kemudian gotong royong sesuai nilai-nilai Pancasila yang diterapkan di tengah-tengah masyarakat yang saat ini sudah mulai luntur atau bergeser terhadap budaya-budaya dari luar.

Lebih lanjut dijelaskan, modal awal yang dikelola Unit Pengelola Keuangan (UPK) BKM Barokah pertama hanya Rp. 27.600.000, kemudian di tahun 2014 kembali mendapat bantuan lagi dari pemerintah Rp. 89.500.000. Jadi kalau di total modal dari dari pemerintah itu sekitar Rp. 117.000,- an dengan jumlah Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) sampai bulan November 2022 lalu sekitar 48 KSM.

“dan posisinya saat ini ada Rp. 140 juta sekian dana pinjaman yang bergulir yang masih ada di KSM Rp. 415 juta sekian. Jadi kalau kita bandingkan dengan modal awal yaitu Rp. 117 jutaan berarti sudah 3 kali lipatnya.”Tandasnya.

Karenanya, dalam pengelolaan BKM khususnya di UPK yang penting ini kejujuran. Jadi, kejujuran dan kepedulian sangat diperlukan, karena kalau kita tidak jujur dan tidak peduli terhadap program ini, tentunya tidak akan sampai sejauh ini perkembangan dana tersebut. Karenanya, agar BKM semakin kuat diperlukan kerjasama yang lebih ditingkatkan lagi, utanya juga dengan pemerintahan kelurahan Kepanjin.

Sementara Lurah Kepanjin, Lurah Hj. Ernawati, mengaku sangat mendukung program BKM Barokah yang selama ini sudah bisa dirasakan masyarakat. Bahkan, diharapkan usaha yang dilakukan

dapat lebih ditingkatkan lebih maju lagi.

“Syukurlah, upaya BKM selama ini sudah dapat memperdayakan masyarakat khususnya di kelurahan Kepanjin ini dan diharapkan untuk lebih mengembangkan usahanya lagi.”Tambahnya.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Yurie Mustaqim, Senior Fasilitator Program Kotaku, yang memberikan dukungan dan supportnya terhadap pengelolaan BKM Barokah yang merupakan BKM yang tetap eksis mengembangkan usahanya dengan baik hingga terus berkembang setiap tahunnya.

“kami harapkan BKM Barokah ini menjadi acuan bagi BKM lainnya untuk terus melaksanakan program pemberdayaan serta usaha pemberdayaan bagi masyarakat.”tandasnya.

Tentunya, pihaknya sangat salut dengan perkembangan program BKM Barokah yang setiap tahun mampu meningkatkan usahanya dan bisa memberikan manfaat lebih banyak lagi bagi masyarakat dan lingkungannya. Sehingga, BKM Barokah terus tumbuh dan berkembang serta dapat menjalin kemitraan yang baik dengan pemerintah dan sebagainya.

Sedangkan hadir pula dalam kegiatan RWT BKM Barokah tersebut, selain Lurah Kepanjin, seluruh jajaran BKM Barokah, mulai Koordinator dan anggota BKM, UPK, UPL, UPS hingga beberapa KSM, dan Tokoh Masyarakat serta Fasilitaor Kelurahan (Faskel). (slm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini