Beranda Trenggalek

Komisi I DPRD Soroti Anggaran Rp200 Juta untuk Pembuatan Konten di Dinas Kominfo Trenggalek

Ketua Komisi I DPRD Trenggalek

Suksesinasional.com – Komisi I DPRD Kabupaten Trenggalek menggelar rapat kerja dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra, salah satunya Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Dalam pertemuan tersebut, Komisi I menyoroti adanya anggaran pembuatan konten senilai Rp200 juta yang muncul dalam hasil rapat koordinasi sebelumnya.

Ketua Komisi I DPRD Trenggalek, Moch. Husni Taher Hamid, menilai anggaran sebesar itu perlu dikawal ketat agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia mengingatkan agar pembuatan konten tidak menjadi proyek internal tanpa sasaran yang jelas.

“Dari hasil rapat koordinasi dengan Dinas Kominfo ditemukan adanya pembuatan konten senilai Rp200 juta. Jangan sampai pembuatan konten ini lahir dari Dinas itu sendiri, tanpa tujuan yang jelas,” ujar Husni usai memimpin rapat di Gedung DPRD Trenggalek lantai II.

Politisi Partai Hanura itu menegaskan, alokasi dana sebesar Rp200 juta seharusnya diarahkan untuk memperkuat promosi potensi daerah, mulai dari pariwisata, ekonomi kreatif, hingga kearifan lokal yang menjadi identitas Kabupaten Trenggalek.

Baca Juga :  Raperda Pertanggungjawaban APBD Trenggalek Tahun - 2023 Disahkan

“Kalau memang ada pembuatan konten sebesar itu, seharusnya bisa digunakan untuk menonjolkan potensi Trenggalek. Nanti kita akan lihat, sejauh mana manfaatnya bagi daerah,” tuturnya.

Husni juga mempertanyakan dasar penyusunan nilai anggaran tersebut. Ia meminta penjelasan dari Kominfo apakah angka Rp200 juta itu berdasarkan kajian lapangan atau sekadar estimasi administratif.

“Apakah angka ini muncul by data atau cuma di atas meja?” sindirnya.

Dalam rapat itu, Husni turut menyinggung total anggaran Dinas Kominfo Trenggalek pada tahun 2025 yang mencapai Rp11 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp1,1 miliar dialokasikan untuk kerja sama dengan 60 media.

Ia menekankan perlunya keberpihakan lebih besar terhadap media lokal agar manfaat APBD dapat kembali ke masyarakat Trenggalek secara langsung.

“Kami sarankan, anggaran kerja sama media ini sebaiknya lebih banyak untuk media lokal. Biar APBD ini benar-benar kembali ke masyarakat setempat,” pungkasnya.(sn).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini