Beranda Headline

Tradisi Upacara Adat Istiadat Bersih Desa Masih Di Uri-uri Masyarakat Ngumpul

 

 

Magetan, Suksesi Nasional.com – Bersih Desa atau sedekah bumi dipercayai masyarakat Jawa kuno sebagai upacara adat istiadat yang di wariskan oleh para leluhur hingga kini terus di uri-uri dan dilestarikan. Bersih desa di laksanakan setiap tahun sebagai pelestarian seni – budaya.

 

Upacara Adat istiadat bersih desa biasa di yakini oleh masyarakat sebagai wujud syukur kepada Alloh SWT atas limpahan riski’nya dan mendoakan para leluhur yang di percaya memperjuangkan atau cikal bakal tanah desa, acara bersih desa biasa dilakukan di tempat-tempat yang di akui sebagai petilasan atau tempat di keramatkan.

 

Seperti Pemerintah Desa (Pemdes) Ngumpul, kecamatan Barat, kabupaten Magetan mengajak masyarakatnya melaksanakan doa bersama di punden Turus dan punden kruwul(pedanyangan), Dimana masyarakat berbondong-bondong membawa sesaji dan ambeng/tumpeng berupa hasil panen.

 

 

Acara bersih desa ngumpul di pimpin langsung oleh Puji Lestarianto selaku kepala desa dan diceritakan asal usul desa ngumpul(sejarah punden Turus dan punden kruwul) di lanjutkan doa bersama dan makan ambeng di punden sebagai rasa syukur juga kebersamaan,kekompakan pemerintah desa bersama masyarakat. Upacara adat Bersih desa biasanya kepala desa dan masyarakat ngumpul melakukan kerjabakti dan ziarah makam dan nyekar di punden juga tari gambyong sebagai seni budaya sebagai Cirikhasnya.

Baca Juga :  Musda Dekopinda 2026, Yuliati Nugrahani Resmi Nahkodai Koperasi Jombang

 

Puji Lestarianto kades ngumpul mengatakan tradisi bersih desa merupakan agenda rutin tiap tahun yang di lakukan oleh masyarakat dusun/dukuh dan nguri-nguri budaya peninggalan leluhur, adat tari gabyong di punden merupakan rangkaian upacara Adat.sabtu 01-08-2026.

 

Terima kasih atas keperdulian dan antusias masyarakat yang masih melestarikan budaya adat istiadat bersih deso,lanjut pak kades, tradisi peninggalan leluhur/perdanyangan memang wajib kita uri-uri, saya harap hal ini jangan di kait-kait dengan ajaran keagama , sebab dahulu para pejuang / leluhur yang sudah memperjuangkan tanah ini hingga menjadi desa Ngumpul tercinta pastinya banyak lika – likunya, dengan adat yang di tinggalkan(wariskan) pada kita wajib kita lestarikan,” pesannya.

 

 

Pihaknya juga mengatakan bahwa semua itu tak lupa kita berdoa bersama untuk mendoakan para leluhur yang cikal bakal babat desa (perdanyangan), saya berharap semoga Alloh SWT melimpahkan Rahmat kepada masyarakat desa Ngumpul Yang masih di berikan kesehatan, keberkahan, riski dan bisa hidup guyub rukun , di jauhkan dari pagebluk(tolak -balak) ,”tandesnya.

 

Upacara adat istiadat bersih desa Ngumpul biasa di lakukan di dua punden dan memiliki ciri khas dengan tari gambyong atau Langen Bhekso(tayub) , acara ini di lakukan dua hari pertama di punden Turus dan hari kedua di punden Kruwul.(mar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini